Skip to main content

TEMPRA : USIR DEMAM, CERIAKAN LIBURAN SI KECIL

TEMPRA : USIR DEMAM, CERIAKAN LIBURAN SI KECIL


TEMPRA : USIR DEMAM, CERIAKAN LIBURAN SI KECIL. Sudah punya rencana mau liburan, tapi gagal total karena Si Kecil demam. Pernah ngalaminnya enggak, Mak? Kalau saya sih pernah ngalaminnya. Jauh-jauh hari sudah berencana liburan, sudah bikin list mau ke mana dan ngapain saja sampai sudah nyiapin semuanya, eh tapi...

Kecewa dan sedih sih pasti. Etapi lebih sedihnya lagi itu ngelihat Si Kecil yang dikit-dikit rewel. Jangankan jadi mikirin liburan, mikirin gimana nurunin demamnya Si Kecil dan bikin Si Kecil ceria kembali saja sudah menguras pikiran. Huft...



Sebenarnya, demam itu bukanlah penyakit loh, Mak. Akan tetapi, demam merupakan sebuah gejala. Dan biasanya, demam lebih sering terjadi pada anak di bawah 5 tahun karena sistem kekebalan pada bayi belum terbentuk secara sempurna.

Penyebab demam sendiri juga bukan suatu yang serius atau gawat. Akan tetapi, sebagai ibu, kita perlu mengetahui apa penyebab demam.
1.    Infeksi saluran pernafasan : infeksi saluran pernafasan ini bisa terjadi karena bakteri atau virus. Seperti contohnya : pilek, flu, hingga radang tenggorokan.
2.    Terjadi pertumbuhan gigi baru pada anak
3.    Efek samping imunisasi
4.    Sinusitis :
5.    Diare akibat makanan yang terkontaminasi
6.    Disentri :
7.    Tifus :
8.    Cacar air : cacar air yang disebabkan oleh virus herpes simplex juga bisa menyebabkan tubuh penderita demam tinggi. 
9.    Demam berdarah :
10. Malaria :
11. Infeksi saluran kemih :
12. Pneumonia : inflamasi pada paru-paru yang disebabkan oleh infeksi
13. Meningitis atau radang selaput otak
14. Septikemia atau infeksi darah
15. Tubuh kekurangan nutrisi
16. Cuaca sangat panas
17. Efek samping dari obat

18. Kelelahan

Ternyata banyak sekali penyebab demam ya, Mak. Meskipun demam sendiri bukan penyakit, melainkan suatu gejala, melihat banyak sekali penyebab demam, kita juga wajib waspada terhadap demam pada anak loh, Mak. Apalagi kalau demam pada anak disertai dengan gejala berikut :

  • 1.    Tubuh anak menjadi jauh lebih lemas dan kesadaran menjadi berkurang
    2.    Reaksi kurang responsif
    3.    Lebih sering tidur dan sulit untuk dibangunkan
    4.    Mengalami gangguan dalam bernafas
    5.    Mengalami gejala-gejala dehidrasi seperti jarang buang air kecil, menangis tanpa keluar air mata, dan sedikit berkeringat walaupun udara panas
    6.    Muntah-muntah disertai sakit kepala atau leher yang terasa kaku
    7.    Bagian dalam bibir atau kulit terlihat pucat atau mulai membiru
    8.    Mengalami sakit pada bagian dalam telinga
    9.    Mengalami kejang-kejang
    10. Demam tinggi yang disertai ruam
    11. Mengalami muntah atau diare yang berkelanjutan dan tak kunjung mereda

Nah Mak, banyak sekali kan penyebab dan gejala demam pada anak. Akan tetapi saat anak demam, sebaiknya jangan terburu-buru memberikan obat dulu, akan lebih baik kita cari tahu gejalanya, lalu baru memberikan obat.

Kalau saya nih Mak, saya biasanya selalu sedia termometer untuk mengetahui suhu anak, kompres dan Tempra Paracetamol.



Selain itu, saya juga punya tips untuk menghadapi demam pada anak :
1.    Obat penurun panas (Antipiretik)
Penggunaan obat penurun panas bertujuan untuk menurunkan suhu tubuh dan membuat anak merasa lebih nyaman, namun tidak efektif untuk mencegah kejang demam. Parasetamol merupakan pilihan lini pertama untuk menurunkan demam dan menghilangkan nyeri.
Indikasi pemberian obat penurun panas:
Indikasi  utama pemberian obat penurun panas adalah membuat anak merasa nyaman dan mengurangi kecemasan  orangtua, bukan menurunkan suhu tubuh. Pemberian obat penurun panas diindikasikan untuk anak demam dengan suhu 38oC (pengukuran dari lipat ketiak). Dengan menurunkan suhu tubuh maka aktivitas dan kesiagaan anak membaik, dan perbaikan suasana hati (mood) dan nafsu makan juga semakin membaik.
2.    Pengobatan secara fisik
Tirah baring:
Aktifitas fisik yang tinggi dapat meningkatkan suhu tubuh anak dengan demam dan tanpa demam. Walaupun demikian, pergerakan anak yang demam selama aktivitas normal tidak cukup menyebabkan demam. Memaksakan anak demam untuk tirah baring tidak efektif, tidak disenangi dan mengganggu secara psikologis. Suatu penelitian kontrol-kasus dari 1082 anak dengan demam, ditemukan bahwa tirah baring tidak menurunkan suhu secara signifikan.
Kompres alkohol:
Kompres dengan menggunakan etil alkohol 70% / isopropil alkohol dalam air tidak efektif menurunkan suhu, dan lebih superior dengan mengompres dengan air. Inhalasi alkohol selama kompres berbahaya menimbulkan hipoglikemia dan koma.
Kompres air hangat (tepid sponging):
Tepid merupakan suatu kompres/sponging dengan air hangat. Penggunaan kompres air hangat di lipat ketiak dan lipat selangkangan (inguinal) selama 10-15 menit akan membantu menurunkan panas dengan cara panas keluar lewat pori-pori kulit melalui proses penguapan. Jika dokter dan orang tua merasa kompres diperlukan (misalnya suhu tubuh meningkat lebih dari 40 derajat Celsius, yang tidak respon obat penurun panas, maka penting untuk memberikan obat penurun panas terlebih dahulu untuk menurunkan pusat pengatur suhu di susunan saraf otak bagian hipotalamus, kemudian dilanjutkan kompres air hangat.
Kompres dingin:
Kompres dingin tidak direkomendasikan untuk mengatasi demam karena dapat meningkatkan pusat pengatur suhu (set point) hipotalamus, mengakibatkan badan menggigil sehingga terjadi kenaikan suhu tubuh. Kompres dingin mengakibatkan pembuluh darah mengecil (vasokonstriksi), yang meningkatkan suhu tubuh. Selain itu, kompres dingin mengakibatkan anak merasa tidak nyaman.

Kenapa TEMPRA Paracetamol?


Tempra Paracetamol bebas dari alkohol. Tempra Paracetamol ini memiliki rasa anggur (untuk anak usia 1-6 tahun) dan rasa jeruk (untuk 6 tahun ke atas). Setiap 5 ml Tempra mengandung 160 mg paracetamol. Dan Tempra mengandung paracetamol yang bekerja sebagai antipiretika pada pusat pengaturan suhu di otak dan analgetika dengan meningkatkan ambang rasa sakit
Indikasi: Untuk meredakan demam, rasa sakit dan nyeri ringan, sakit  kepala dan sakit gigi, demam setelah imunisasi atau atas petunjuk dokter
Dosis: Gunakan sesuai anjuran dokter, bila perlu satu dosis setiap 4 jam, namun tidak lebih dari 5 kali sehari

Umur                                                    Dosis
Dibawah 2 tahun                                Sesuai petunjuk dokter/gunakan Tempra Drops
2 – 3 tahun                                          5 ml
4 – 5 tahun                                          7.5 ml
6 – 8 tahun                                          10 ml atau gunakan Tempra Forte
Tersedia gelas takar dengan dosis yang tepat di dalam kemasan



Kelebihan dosis: paracetamol dalam dosis berlebih dapat menimbulkan keracunan hati pada beberapa penderita.  Bila hal ini terjadi, segera hubungi Rumah Sakit terdekat.
Peringatan: Bila masih demam lebih dari 2 hari (48 jam) atau bila masih merasa sakit (nyeri) lebih dari 5 hari, hubungi dokter anda.  Seperti halnya dengan obat-obat lain, jika anda hamil atau menyusui bayi, mintalah nasihat dokter sebelum menggunakan obat ini.
Efek samping: Penggunaan dosis tinggi dapat menimbulkan kerusakan hati, reaksi hipersensitif
Kontraindikasi: Jangan digunakan pada penderita yang menderita kerusakan hati dan alergi terhadap paracetamol
Simpan pada temperatur kamar 25°C - 30°C lindungi terhadap cahaya

Meskipun demam bukanlah suatu penyakit dan hanya gejala, meskipun tidak terlalu serius, tapi melihat penyebab dan gejalanya, demam lumayan mengkhawatirkan dan apalagi kalau demam sampai merusak rencana liburan. Duh, pasti enggak banget kan, Mak.

Buat keluarga kecil saya, yang namanya liburan itu adalah suatu hal wajib di kala weekend atau hari libur. Secara saya dan suami kan sama-sama bekerja, waktu buat Si Kecil berasa terbatas. Makanya, weekend atau hari libur, wajib dong jalan-jalan. Saya bisa jadi uring-uringan jika liburan gagal. Berasa bersalah juga sih kalau liburan gagal gegara demam pada anak. Berasa kurang memperhatikan kesehatan anak. Hiks...

Dan belajar dari pengalaman yang sudah-sudah, biar liburan anak menjadi ceria dan enggak gagal total, saya punya sedikit tips nih, Mak. Yups, tips liburan ceria bersama anak :
1.    Mengingat penyebab demam adalah virus atau bakteri, saya harus lebih menjaga kebersihan. Terutama kebersihan yang berhubungan dengan anak.
2.    Lebih memperhatikan makanan buat anak, apalagi soal nutrisi
3.    Sebisa mungkin, jangan sampai anak kelelahan saat bermain dan lebih memperhatikan pola tidurnya
4.    Memperhatikan cuaca. Biasanya, kalau cuaca tak menentu seperti ini, saya lebih suka jalan-jalan ke mall atau ke tempat bermain di dalam ruangan. Etapi kalau cuaca panas, saya sering liburan ke alam terbuka seperti taman bermain atau ngajak anak berenang
5.    Selalu sedia termometer dan Tempra Paracetamol


Cerita Liburan Ceria Ala Arjuna

Disaat anak sehat, liburanpun pasti ceria. Arjuna juga punya cerita liburan loh, Mak. Tempat liburan favorit kami adalah Alun-Alun Kota Boyolali, selain dekat, di sini Arjuna juga bisa bermain-main dengan sesuka hati. Biasanya Arjuna (dulu) menyewa mobil aki, ATV, bahkan becak.




Selain Alun-Alun Kota Boyolali, tempat favorit kami adalah Taman Pandan Alas. Di sini juga banyak wahana permainan untuk anak-anak.



Dan kalau cuaca panas, kami juga sering ke kolam renang Pemancingan Tlatar. Arjuna bisa tuh berenang sambil bermain air.



Oh ya, tips liburan ceria ala Arjuna kan sudah saya jabarin di atas, sekarang saya mau bisikin nih, barang apa saja sih yang biasanya saya bawa saat mengajak liburan Arjuna.
1.    Mau liburan ke mana dulu? Beda tempat, beda barang yang dibawa loh, Mak. Jauh atau dekat tempatnya?

Biasanya, barang wajib yang selalu saya bawa adalah minyak kayu putih, kompres instan, termometer, paracetamol (untuk P3K-nya yaaa, Mak). Enggak lupa saya selalu membawa baju ganti, diapres, botol dan susu formula, mainan kesukaan Arjuna dan makanan kesukaannya.

2.    Kalau berlibur ke luar kota nih Mak, sebisa mungkin buat anak nyaman dan senang selama perjalanan. Kalau dalam perjalanan saja sudah uring-uringan, entar nyampai tempat liburan pun keceriaan anak bisa berkurang.

Biasanya ya Mak, kalau saya sih selalu bawa mainan dan makanan kesukaan Arjuna. Dalam perjalanan saya ajak ngobrol sambil ngenalin kendaraan yang lewat. Semisal berpapasan sama bus ya saya kasih tahu itu bus, truk ya truk. Terus nyanyi-nyanyi juga.


Nah Mak, itu adalah cerita liburan cerianya Arjuna, tips biar liburan selalu ceria dan cara usir demam agar liburan Si Kecil ceria.


#HappyTraveling

Comments

  1. Arjuna lucu banget. Sehat terus ya nak. Kakak hawna juga pake tempra sakit kemarin

    ReplyDelete
  2. Kesehatan emang segalanya ya Mbak.
    Sayang banget deh klo rencana yg udh disiapkan jauh2 hari gagal karena salah satu diantara kita sakit, apalagi klo anak yg sakit, huhuhuh.

    Ehtapii, saya belum pernah ngasih Faraz si Tempra ini, kayaknya harus siapin ini juga deh.

    ReplyDelete
  3. kalo demam Wahyu juga minum tempra Mba Witri :)
    sehat terus yah ade Juna :*

    ReplyDelete
  4. Aihh lengkap banget infonya..suka..😍

    ReplyDelete
  5. Baru tahu klo demem itu gejala. Hehe

    ReplyDelete
  6. Wah komplit sekali ulasan demamnya nih.

    ReplyDelete
  7. Jaga kesehatan ya Junaa..apalagi skrg di Solo tiap hari hujan kan?

    ReplyDelete
  8. Juna cuuute. Sehat-sehat srlalu, ya. Jangan sampe demam mengganggu rencana liburan. :)

    ReplyDelete
  9. Uh-huh, lengkap nih. Smga anak kita selalu sehat ya

    ReplyDelete
  10. Seru banget naik becak mini. Ceria.

    ReplyDelete
  11. Andalan saya saat anak demam juga si tempra ini mak. Wah ulasannya lengkap sekali. Jdi nambah ilmu ini.😀

    ReplyDelete
  12. Hhee... kesian liat anak kecil pas lagi demam. Keceriannnnyaa terenggut gitu aja.
    sehat terus yaa Juna... ^_^

    ReplyDelete
  13. Sedih kalau anak sakit. Tempra bagus buat jaga jaga kalau anak demam ya, Mba. Saya juga selalu sedia Tempra buat si Kecil. Sehat sehat ya Juna and semuanya...

    ReplyDelete
  14. Anak demam bikin gelisah. Info demamnya top bgt. Makasih ya mbak. Dik junna sehat selalu ya

    ReplyDelete
  15. Makasih ilmunya ya mbak, semoga junna n keluarga sehat semua.

    ReplyDelete
  16. Anakku jg cocok banget pake temmpra makanya tiap x traveling tempra selalu ada di pouch obat2an kami

    ReplyDelete
  17. Liburan terus anak sakit, asli bikin pucing pala barbie hiks kalau ada Tempra gini jadi aman ya mak, walah ada resah sih.

    ReplyDelete
  18. Yang paling penting, Tempra adalah paracetamol. Soalnya, aku ada alergi obat dan gabisa kalau bukan paracetamol. Makanya itu yang bikin aku kayaknya bakalan butuh tempra di rumah.

    ReplyDelete
  19. Tirah baring apa sih mba? Baru tahu istilah itu.

    ReplyDelete
  20. sehat terus ya Juna.
    kapan2 semoga bisa bersua denganmu ya Dek.

    ReplyDelete
  21. anakku juga pake tempra mba..sukses ya lombanya

    ReplyDelete
  22. Kadang kalau lagi liburan terus anak sakit itu bikin bete. Nggak seru liburannya.

    ReplyDelete
  23. Juna seneng banget ya mba jalan2nya.. bintang ikut dong bang main bareng.. :-) sehat selalu ya Nak.

    ReplyDelete
  24. Emang kalo liburan, kesehatan menjadi faktor utama yg harus diperhatikan y mba. tenaga n imunitas anak beda sama ortunya, jd perlu persiapan ekstra

    ReplyDelete
  25. Cakepnya ... :D Yups, kesehatan sanak memang penting banget, Mbak. Aku juga pakai obat itu kalau anakku demam. :)

    ReplyDelete
  26. Obat favorit ponakan, tiap liburan dan mereka datang ke rumah, tatannya udah berburu tempra.. sedia payung sebelum hujan beneran.. hihi..

    ReplyDelete
  27. Aku juga selalu sedia Tempra untuk anak mba
    Liburan harus tetap ceria

    ReplyDelete
  28. Kalau anak saya panas biasanya pakai minyak kelapa murni yang dicampur bawang mba paling ampuh sejauh ini :)

    http://www.akucantikkk.com/2016/10/lipstik-wardah-miss-terracotta-review.html

    ReplyDelete
  29. Orangtua mana yang gak panik ketika menghadapi anak demam. Apalagi untuk acara berlibur, anak-anak harus sehat selalu ya...

    ReplyDelete
  30. Beberapa hari kemarin anak demam, n paracetamol syrup mantap meredakan demam terutama tempra ya mba :)

    ReplyDelete
  31. Saya juga selalu bawa Paracetamol saat keluar kota, anak kecil bisa demam tiba2 dan pertolongan pertama ya Tempra, anak2 ceria lagi

    ReplyDelete
  32. Seru bgt ya acara liburannya arjuna. Ada tempra juga yg selalu menemani 😊

    ReplyDelete
  33. Biasanya selain minum Tempra, aku suka pake cara skin to skin. Anak jadi lebih nyaman, tidurnya juga lebih pulas meski badannya ngga enak.

    ReplyDelete
  34. Biasa nya keponakan2 aku juga minum tempra kalo lagi demam mba Witri. Ehh, taman pandan alas nya bikin penasaran mba Cindy juga buat ngajak main anak2 nya waktu aku ceritain pernah liat ada taman buat main di boyolali

    ReplyDelete
  35. Lengkap mak infonya, Tempra memang selalu jadi andalan buibu untuk nurunin panas dengan cepat.

    Nitip juga ah buat nambahin PV ✌😁 http://www.andiyaniachmad.com/2016/09/liburan-outdoor-bikin-anak-makin-pintar.html?m=1

    ReplyDelete
  36. Memang susah kalau si kecil demam ya maak. Anakku jg pake tempra, rasanya enak katanya XD

    ReplyDelete
  37. Waaa aku paling deg-degan klo anak demam >.<
    penyebabnya ternyata banyak

    ReplyDelete
  38. Review yang super lengkap sukses ya mama zuna, jangan sampai demam mengganggu aktifitas si kecil ya

    ReplyDelete
  39. Kalau sehat, liburan tentu jadi asyik dan ceria yah Mak :)

    ReplyDelete
  40. anak adalah buah hati kita yang harus kita jaga untuk itu kita sebagai orang tua harus selalu senantiasa siap sedia obat obatan di rumah karena anak itu masih rawan dan mudah sekali demam. sip lah jika kita sediakan obat penurun panas itu

    ReplyDelete
  41. anak2 saya juga suka pake tempra, rasanya cocok di lidah anak2.

    ReplyDelete
  42. Halo Juna, samaan sama Ranu nih, selalu sedia Tempra :)

    ReplyDelete
  43. arjuna yg ganteng...lucunya kamu nak....kiss kiss dr jauh

    ReplyDelete
  44. kalo anak demam bikin ibu sedih
    untung ada tempra

    ReplyDelete
  45. Kk juna anteng bgt main air..hehe..oiya anakku arfa juga pakai tempra loh

    ReplyDelete
  46. Kaciaaan ya alo anak dema, yang tadinya ceria langsung lesu apalagi kalo pas sedang liburan ga jadi heppy-heppy deh. Makanya harus sedia obat turun panas ni di tas.

    ReplyDelete
  47. Setuju mbaaaa, demam harus diberesin sebelum ada kerusakan yang lebih parah di tubuh anak ya... harus gercep...

    ReplyDelete
  48. huaaa liburannya seru sekali ya, semoga sehat selalu. Senang juga ada Tempra ya, saya juga kasi ke anak pas demam.

    ReplyDelete
  49. Ngeri ya kalo liat penyebabnya yang macam-macam gitu. Alhamdulillah kalo ada vitamin, jadi cepat reda demamnya.

    ReplyDelete
  50. baru denger tirah baring :) tempra memang cocok buat pereda demam anak, sehat selalu mak witri dan juna :*

    ReplyDelete
  51. Tempra ini mmg barang yg harus selalu siap sedia yaa mb, anak kecil kadang dadakan panasnya

    ReplyDelete
  52. pernah ngalamin anak sakit pas liburan mudik kemarin, udah rencana mau pulang lagi ke bandung eh tiba2 panas panik. jadi diundur pulangnya, untung suami masih libur kerjanya :D penting klo punya batita harus sedia obat penurun panas

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

MENJADI IBU BAHAGIA ITU... GAMPANG-GAMPANG SUSAH

MENJADI IBU BAHAGIA ITU... GAMPANG-GAMPANG SUSAH
MENJADI IBU BAHAGIA ITU... GAMPANG-GAMPANG SUSAH. Bahagia itu pilihan, tergantung bagaimana kita bisa mengatur pola pikir dan perasaan kita. Kita enggak bisa mengatur mulut banyak orang, tapi kita bisa mengatur pola pikir dan perasaan kita agar kita bisa BAHAGIA.
Kalau saya pikir sih, iya juga. Efek terlalu mikirin apa kata orang dan enggak mau dinyinyirin itu yang terkadang menjadi beban pikiran dan ujung-ujungnyan saya jadi enggak bahagia. Padahal, apapun yang ada di dunia ini pasti bakalan dinyinyirin juga. Entah itu baik atau buruk, kita enggak bisa memuaskan apa kata banyak orang.

Dulu, iya tahun lalu mungkin tepatnya, saya masih saja jadi ibu yang baper dan terlalu mikirin kata  orang. Endingnya, saya jadi enggak bahagia sendiri, mau ngapain takut dinyinyirin, mudah emosi dan keluarga jadi imbasnya. Bahkan, saya sampai mengalami krisis kepercayaan pada orang-orang terdekat.
Tapi semua sudah lewat yah, semenjak pertengahan Januari lal…

MEMBUAT DRUM DENGAN KALENG SUSU BEKAS

MEMBUAT DRUM DENGAN KALENG SUSU BEKAS
MEMBUAT DRUM DENGAN KALENG SUSU BEKAS. Anaknya minum sufor? Banyak kaleng susu bekas? Kenapa enggak dimanfaatin saja buat bikin mainan?


Berawal dari kaleng susu bekas, bisa dibuat permainan loh. Kalau Arjuna itu, kaleng susu bekasnya suka banget buat mainan. Mulai dari disusun sampai setinggi-tingginya sampai dibikin drum.

Dan melihat Arjuna suka mukul-mukul kaleng susu bekasnya dengan ngasal, akhirnya sayapun punya ide, kenapa enggak dibikin drum saja? Alat pemukulnya sendoknya? So, kaleng dan sendoknya bakalan bermanfaat dari pada harus nganggur cantik di tempat sampah.


Oke, mari kita eksekusi, gimana sih caranya bikin drum dari kaleng susu bekas? Yang jelas sih gampang banget. Siapin ajah alat dan bahannya : kaleng susu bekas, sendok susu bekas, rafia, gunting dan solasi.
Cara bikin drum dari kaleng susu bekas : 1.Kumpulin kalengnya jadi satu 2.Lalu ikat dengan rafia (diikat supaya menjadi satu, biar enggak bececeran)

Cara bikin pemukul drum dari send…

DIY : MEMBUAT CELENGAN DARI KARDUS BEKAS

DIY : MEMBUAT CELENGAN DARI KARDUS BEKAS


DIY : MEMBUAT CELENGAN DARI KARDUS BEKAS. Akhir-akhir ini, mamah juna lagi rajin banget bikinin mainan sendiri buat Baby Juna. Yups, selain mencari irits, mamah juna juga mau belajar kreatif dan menstimulasi kecerdasan Baby Juna. Selain itu, juga mau mengalihkan perhatian Baby Juna dari tablet dan Thomas.
Baca : MorinagaChil Go, Bekal Masa Depan Untuk Generasi Platinum
Nah, setelah hari Minggu kemarin saya ngajakin Baby Juna mainan Fingger Paint dan Flubby Jelly, maka hari Kamis kemarin saya ngajakin Baby Juna main celengan. Kebetulan sayanya izin lantaran di rumah ada orang meninggal dan enggak ada yang momong Baby Juna.
Sebenarnya, Baby Juna sih sudah dari dulu sering main celeng-celengan. Kalau enggak salah semenjak usianya 17 bulanan. Kala itu sih karena kalau liat uang receh tahunya kerokan (secara saya kalau sakit harus dikerokin emak baru sembuh). Nah, dan kebetulan juga Baby Juna punya celengan. Makanya, saya alihkan ke celengan daripada k…