Skip to main content

DEAR MY HUBBY, AKU INGIN KE PANTAI BERSAMAMU


DEAR MY HUBBY, AKU INGIN KE PANTAI BERSAMAMU

Dear My Hubby,

Ketika aku mulai menuliskan ini, saat itu hatiku tengah kecewa tiada tara. Aku tak pernah tahu mengapa Gusti membiarkan aku kecewa, karena yang kupahami, inilah cara-Nya menjadikan aku manusia yang lebih hebat dari saat ini.


Saat kumulai mengungkapkan rasa kecewaku, kau akan menasehatiku dengan dalil-dalil yang saat itu tak bisa kuterima dengan logika. Kau akan menganggapku bahwa akulah yang bersalah atas takdir yang seharusnya kusyukuri. Tapi, tahukah engkau wahai suamiku sayang? Aku hanya perempuan biasa yang hatiku tak bisa merasakan bahagia ataupun selalu bersyukur saja. Maaf jika terkadang nafsu dan kecewa tiba-tiba menghampiri dengan segenap rasa yang tak bisa kukendalikan. Mungkin kau tak akan memahaminya. Dan sebagai pemain kehidupan, akupun tak berdiam dan membiarkan semua luka menggerogoti kebahagiaanku begitu saja. Selalu... selalu inginku hempaskan pemikiran bodoh itu. Tapi, aku tak bisa berjuang sendiri. Aku butuh kamu, kamu yang teramat aku cintai, tapi kamu juga yang teramat aku benci. Kamu yang selalu aku rindukan dan inginku selalu dalam dekapanmu, tapi memandangmu ada luka atas ketidakihklasan yang tak bisa aku ubah.

Terima kasih, selama ini telah menjadi imam yang baik untukku. Sabar menghadapiku. Kuharap, kita akan selalu bersama sampai menua nanti.

***


Dan siang itu, aku kembali membuka file-file yang berisi kepingan cerita kita. Cerita yang kita mulai di sebuah universitas yang sebelumnya tak pernah kuimpikan sebagai almamterku. Tapi nyatanya, Gusti memberikan cerita yang berbeda. Rasa benci yang pada akhirnya berubah menjadi syukur hingga aku memahami, inilah yang terbaik untukku.

8 tahun yang lalu. Aku tahu, ini adalah pertemuan kedua kita. Aku... kamu... dalam sebuah tempat, dalam satu waktu di bawah langit yang sama, hanya tahu tapi tak mengenal. Dan entahlah, ketika waktu menjadikan kita menjadi satu. Berderet kenangan demi kenangan yang selalu kurindukan kini menghujani pikiranku, tapi sayangnya tak bisa kuulang kenangan itu.


Setidaknya aku berterima kasih pada teknologi dan kecanggihan manusia. Hari demi hari yang kita lalui bersama, dari tiada mengenal, hingga kita menjadi satu, terekam dalam sebuah gambar ataupun video yang mampu kutonton setiap waktu. Yang mampu menjadi pengobat lara disaat aku sangat membencimu. Yang menjadikan aku rindu, rindu akan kamu.

Dan... PANTAI...


Yang selalu kurindukan adalah pantai. Tempat pertama kita bersama. Tempat yang setiap tahun kita kunjungi meski hanya sekali. Tapi sayangnya, kenangan kita di pantai hanya berdua. Kelak, akupun ingin ke pantai bersamamu dan bersama anak-anak kita. Menjejakkan kaki di sana meski pada akhirnya ombak akan menghapusnya. Menitih cerita dan mengabadikannya dalam sebuah foto maupun video yang kelak bisa kita pertontonkan pada anak cucu kita.

Pantai dan Jogja—kenangan terindah yang ingin selalu kuulang.

“Yah, kapan kita ke pantai?”

Jauh dalam lubuk hatiku, aku merindukan perjalanan ke pantai berdua denganmu. Aku merindukan touring, bersama kawan-kawan yang tak tahu entak di mana mereka saat ini. Aku rindu... bercanda tawa sepanjang jalan, lalu sampai di pantai menikmati panas yang menyatu dengan deburan ombak. Argh... kapan kita ke sana?


Pantai. Tempat yang menjadi saksi saat kita mulai bersama. Tempat yang menjadi saksi cerita kita. Dan pantai, adalah ketenangan tersendiri.

Pantai. Ibarat aku dan kamu. Perpaduan langit bersama air yang menciptakan satu garis lurus.

Pantai. Nan jauh di sana terlihat ketenangan lautan. Tapi mendekat, ombak yang akhirna menghapus nama kita.

Argh...

Sungguh aku berterima kasih pada teknologi yang mengabadikan setiap kenangan kita di pantai. Dan kelak, jika kita ke pantai, kuberharap Huawei Nova 3i akan mengabadikannya. Kelak, akan kita putar kembali di setiap waktu.


Kenapa aku ingin mengabadikan cerita kita di pantai dengan Huawei Nova 3i? Yang paling utama karena Huawei Nova 3i adalah smartphone yang dilengkapi dengan 4 Quad AI Camera. 2 kamera di bagian depan dengan kombinasi sensor utama 24MP dan 2MP; dan 2 kamera belakang dengan sensor 16MP dan 2MP. Secara, kau tahu sendiri kan, suamiku, kalau isterimu ini adalah perempuan yang sangat suka selfie? Kebetulan sekali, kamera depan Huawei Nova 3i mempunyai lensa utama yang bertugas merekam setiap detail dengan lensa lebar yang memiliki bukaan atau aperture f/2.0, sementara lensa kedua 2MP merekam data kedalaman dengan hardware pendeteksi kedalaman yang didedikasikan. Saat kedua lensa bersinergi, terciptalah foto-foto yang menakjubkan dan efek bokeh yang otentik. Apalagi mode beatificionnya, bakalan menyulap wajah isterimu ini lebih cantik dari yang sebenarnya. Ehhh...


Sementara untuk kamera belakang Huawei Nova 3i, kamera belakangnya cukup powerfull. Kombinasi sensor utama 16MP dan sensor kedua 2MP dapat memotret foto dan video yang cerah sambil merekam data kedalaman untuk menciptakan efek bokeh profesional. Dan untuk teknologi AI bertindak sebagai “photography mastermind.”

Huawei Nova 3i bukan Cuma bagus di kamera hlo suamiku sayang, tapi Huawei Nova 3i juga mempunyai memori penyimpanan yang besar, yakni 128 GB Storage. Jadi, isterimu ini tidak akan khawatir kehabisan memori kalau lupa memindah foto maupun video yang menumpuk di smartphone.

Dan yang paling utama adalah Huawei Nova 3i mempunyai premium design. Kau tahu kan suamiku, bagi isterimu ini yang namanya desain adalah hal yang paling penting.

Suamiku sayang, Huawei Nova 3i ini terlihat trendi dan memukau dengan body yang menampilkan gradasi Iris Purple, yaitu perpaduan warna biru dan ungu di bapik lapisan kaca, berpadu secara harmonis dan terlihat kontras seperti neon dan tampak futuristik. 

Bahkan di sisi layar, Huawei Nova 3i menawarkan FullView display yang lebar, dengan rasio screen-to-body yang amat tinggi dan tampilan depan yang sangat estetis. Ditambah lagi Huawei nova 3i menggunakan layar FHD+ generasi terbaru, berukuran 6,3 inci (2340×1080) dan rasio 19.5:9.

Yang terakhir, Huawei Nova 3i ini juga mempunyai powerful performance. Cocok buatmu untuk main game. Huawei Nova 3i dibekali dengan GPU Turbo untuk mengoptimalkan kemampuan pemrosesan grafisnya.

GPU Turbo adalah teknologi pengakselerasi pemrosesan grafis yang mengubah cara grafis diolah di level sistem; fitur ini meningkatkan integrasi software-hardware, sehingga bisa menjalankan game yang memiliki grafis paling intensif sekalipun, dengan mendongkrak performa dan efisiensi.

Dengan dukungan prosesor Kirin 710 SoC; di sisi lain, Huawei sudah menghadirkan ekosistem yang lengkap pada antarmuka EMUI-nya.


Suamiku, bagaimana? Huawei Nova 3i ini sangat keren, bukan? Bukan hanya cocok untuk mengabadikan cerita kita di pantai saja, tapi juga cocok buat main game.

Huawei Nova 3i ini adalah smartphone termurah dengan storage 128 GB. Spesifikasi lengkapnya, kau bisa lihat di bawah ini sayang...


Suamiku, sebentar lagi isterimu ini ulang tahun, isterimu berharap kau akan mengajaknya ke pantai dan Huawei Nova 3i bakalan mengabadikan setiap langkah cerita kita. Aamiin.




Comments

  1. wihh full view display mbak, keren iih
    Ini bakalan puas saat gunain buat main game atau jepret foto yahh hehee
    Sukses selalu mbak,
    Aku juga mupeng sama kamera smartphone Huawei Nova 3i nyaaa
    Good Luck Mama Juna

    ReplyDelete
    Replies
    1. Semoga akhir tahun ini kita move on berjamaah ke Huawei Nova 3i bareng2 yah... hehehe

      aamiin

      Delete

Post a Comment

Popular posts from this blog

DIY : MEMBUAT CELENGAN DARI KARDUS BEKAS

DIY : MEMBUAT CELENGAN DARI KARDUS BEKAS


DIY : MEMBUAT CELENGAN DARI KARDUS BEKAS. Akhir-akhir ini, mamah juna lagi rajin banget bikinin mainan sendiri buat Baby Juna. Yups, selain mencari irits, mamah juna juga mau belajar kreatif dan menstimulasi kecerdasan Baby Juna. Selain itu, juga mau mengalihkan perhatian Baby Juna dari tablet dan Thomas.
Baca : MorinagaChil Go, Bekal Masa Depan Untuk Generasi Platinum
Nah, setelah hari Minggu kemarin saya ngajakin Baby Juna mainan Fingger Paint dan Flubby Jelly, maka hari Kamis kemarin saya ngajakin Baby Juna main celengan. Kebetulan sayanya izin lantaran di rumah ada orang meninggal dan enggak ada yang momong Baby Juna.
Sebenarnya, Baby Juna sih sudah dari dulu sering main celeng-celengan. Kalau enggak salah semenjak usianya 17 bulanan. Kala itu sih karena kalau liat uang receh tahunya kerokan (secara saya kalau sakit harus dikerokin emak baru sembuh). Nah, dan kebetulan juga Baby Juna punya celengan. Makanya, saya alihkan ke celengan daripada k…

MEMBUAT DRUM DENGAN KALENG SUSU BEKAS

MEMBUAT DRUM DENGAN KALENG SUSU BEKAS
MEMBUAT DRUM DENGAN KALENG SUSU BEKAS. Anaknya minum sufor? Banyak kaleng susu bekas? Kenapa enggak dimanfaatin saja buat bikin mainan?


Berawal dari kaleng susu bekas, bisa dibuat permainan loh. Kalau Arjuna itu, kaleng susu bekasnya suka banget buat mainan. Mulai dari disusun sampai setinggi-tingginya sampai dibikin drum.

Dan melihat Arjuna suka mukul-mukul kaleng susu bekasnya dengan ngasal, akhirnya sayapun punya ide, kenapa enggak dibikin drum saja? Alat pemukulnya sendoknya? So, kaleng dan sendoknya bakalan bermanfaat dari pada harus nganggur cantik di tempat sampah.


Oke, mari kita eksekusi, gimana sih caranya bikin drum dari kaleng susu bekas? Yang jelas sih gampang banget. Siapin ajah alat dan bahannya : kaleng susu bekas, sendok susu bekas, rafia, gunting dan solasi.
Cara bikin drum dari kaleng susu bekas : 1.Kumpulin kalengnya jadi satu 2.Lalu ikat dengan rafia (diikat supaya menjadi satu, biar enggak bececeran)

Cara bikin pemukul drum dari send…

STOP MEMBANDINGKAN! SETIAP ANAK MEMILIKI KEMAMPUAN YANG BERBEDA

STOP MEMBANDINGKAN! SETIAP ANAK MEMILIKI KEMAMPUAN YANG BERBEDA
STOP MEMBANDINGKAN! SETIAP ANAK MEMILIKI KEMAMPUAN YANG BERBEDA. Pernah ngalamin enggak, anaknya dibanding-bandingkan sama anak tetangga atau anak saudara? Saya mah sering, dan jujur sich ada yang bikin saya baper. Wkwkwk...*emaknya Juna emang gampang baper. LOL
Sebenarnya saya sich enggak suka kalau dibanding-bandingin gitu. Wong saya juga anti banget kalau sudah dibandingin, makanya enggak mau juga kalau Arjuna dibandingin. Karena buat saya, kemampuan setiap anak itu berbeda, dan setiap anak terlahir dengan keunikannya sendiri-sendiri. Jangankan sama anak orang lain yang beda orang tua, beda pola asuh, terkadang sama adek kakak bahkan saudara kembar yang orang tuanya sama, pola asuhnya sama ajah berbeda, jadi... SAY NO TO NGEBANDINGIN, yah?!

Sebelum saya mau cuit-cuit lebih lanjut nih, saya mau cerita dulu soal Arjuna yang pernah dibanding-bandingin.
Arjuna pernah dibanding-bandingin sama kakak sepupunya yang usia selisih …