Skip to main content

IT’S ALL ABOUT MY OFFICE...

Office. Kantor. Ketemu sama orang-orang baru seperti saat masuk sekolah, tapi bedanya di kantor itu ada senior junior yang terpisahkan rentang waktu berjarak puluhan tahun. Bahkan, ada yang seumuran ibu atau bapak kita tapi jadi rekan kerja, ada pula yang lebih pantas jadi adek kita tapi jadi rekaan. Okelah... mari kita kupas tentang sebuah kantor yang berantakan dan full dengan masalah-masalah...

Hmm, pertama, keadaan kantor. Sebuat aja ini kantor GUE, kantor ini nggak pernah rapi ‘nd nggak pernah bersih. Bukan karena penghuninya pada jorok siii, lebih tepatnya pada malas ajah bersihin coz nggak ada tukang bersihin atau job description mereka nggak ada tuh yang nyebutin buat bersih-bersih. Jadi, kalau nggak ada yang sadar diri ya nggak   pernah bersih dech tu kantor.
Kedua, gue mau cerita tentang temen-temen kantor gue yang gue sebut ‘unik bin ajaib’. Yang kadang suka ngerjain sesuatu tapi nggak sesuai dengan jabatan atau job description. Ada juga tuh yang mau haknya ajah tapi nggak mau kewajibannya. Belum lagi ada yang suka ngerjain kewajiban-kewajiban temen-temennya tapi haknya dikasih temen-temennya.
Sebut aja dia LEON, dia itu umurnya tuaan dikit sama gue. Facenya siii kata orang lumayan kayak BETRAND ANTOLIN, padahal nggak segitu lebaynya juga. Oke! Face boleh oke, tapi sayangnya kantongya kayaknya kurang oke, atau emang dianya yang klepto kali, ya? Abisnya dia itu suka ngambil  inventaris kantor dan diakui sebagai miliknya.
Ada lagi namanya Genny. Seumuran sama gue. Punya jabatan tapi datang pergi ke kantor kayak ke terminal, seenak jidat sendiri dan ogah-ogahan ngerjain kewajibannya. Kerja kalau nggak dikejar-kejar juga ogah, padahal gaji bulanannya mau. Parah gilanya lagi, setitik ngerjain apa juga minta tambahan gaji alias nggak mau rugi sebesar nol koma nol nol nol nol nol nol... pun.
Hmm, kalau ini dia yang nyebelin, si emak yang bernama Ratna ini si tukang perintah dan judes plus galak abis. Lagaknya udah kayak bos ajah tapi jabatannya juga standar sama teman-temannya.
Beda lagi sama si Wiwik. IT Cuma bisa-bisaan tapi ngakunya jago. Aduh, padahal tes rumus excel plus margin ‘nd spasi ajah bingung. (langsung pasang muka ‘arrggghhh’)
Ada juga Fanny, dia itu miss perfect dan idealis begete gitu. Ngerjain apa-apa harus hati-hati ‘nd setitikpun nggak boleh salah. Kalau salah ya ulang lagi, nggak peduli deh lu capek apa kagak, ada kerjaan atau kagak yang penting lu kerjain apa yang gue minta.
Terus, ada Diva, Cherly yang super duper itungan. Jangan sampai deh dapet gajinya telat. Gimana ntar nasib susu ‘nd pampersnya anak gue? Begono kata mereka.
Hadir juga Pak Bendot yang super duper egois dan nggak mau tahu keadaan temannya. Ada pula Pak Bambang yang super sabar dan nggak tegaan. Tapi ada juga Pak Gibo yang suka makan hak orang lain.
Aih, itu hanya segelintir penghuni kantor GUE yang menjadi warna diary  GUE. Hahaha. Lucu, menggemaskan dan LUCU! J

Nah lu, sekarang gimana dengan kantor lu? Gimana keadaan orang-orangnya? Nyebelin, menyenangkan atau justeru membosankan?

Comments

Popular posts from this blog

TEMPRA : USIR DEMAM, CERIAKAN LIBURAN SI KECIL

TEMPRA : USIR DEMAM, CERIAKAN LIBURAN SI KECIL TEMPRA : USIR DEMAM, CERIAKAN LIBURAN SI KECIL. Sudah punya rencana mau liburan, tapi gagal total karena Si Kecil demam. Pernah ngalaminnya enggak, Mak? Kalau saya sih pernah ngalaminnya. Jauh-jauh hari sudah berencana liburan, sudah bikin list mau ke mana dan ngapain saja sampai sudah nyiapin semuanya, eh tapi... Kecewa dan sedih sih pasti. Etapi lebih sedihnya lagi itu ngelihat Si Kecil yang dikit-dikit rewel. Jangankan jadi mikirin liburan, mikirin gimana nurunin demamnya Si Kecil dan bikin Si Kecil ceria kembali saja sudah menguras pikiran. Huft... Sebenarnya, demam itu bukanlah penyakit loh, Mak. Akan tetapi, demam merupakan sebuah gejala. Dan biasanya, demam lebih sering terjadi pada anak di bawah 5 tahun karena sistem kekebalan pada bayi belum terbentuk secara sempurna. Penyebab demam sendiri juga bukan suatu yang serius atau gawat. Akan tetapi, sebagai ibu, kita perlu mengetahui apa penyebab demam. 1

MORINAGA CHIL-GO, BEKAL MASA DEPAN UNTUK GENERASI PLATINUM

MORINAGA CHIL-GO, BEKAL MASA DEPAN UNTUK GENERASI PLATINUM MORINAGA CHIL-GO, BEKAL MASA DEPAN UNTUK GENERASI PLATINUM. Berawal dari akun istagram saya yang ditantang oleh Gisela Anastasya untuk mengikuti tantangan Program Bekal Masa Depan Chil Go (BMD Chil Go) , dan langsung saya iyain, akhirnya saya mulai memikirkan masa depan Baby Juna yang baru berusia 20 bulan. Selama ini sih saya masih nyantai saja, soalnya Baby Juna masih kecil. Etapi ternyata pemikiran saya itu salah kaprah, saya seharusnya sudah menyiapkan bekal masa depan Arjuna sedari usia dini. Bekal masa depan Baby Juna bukan soal dana pendidikan saja loh ternyata, tapi kecerdasan adalah bekal utama bagi masa depan Baby Juna. Nah kalau dananya tersedia tapi kemampuannya tidak ada, bagaimana? Apa bisa tuh mewujudkan cita-cita Baby Juna? Apa Saja Sih Yang Perlu Disiapkan Untuk Bekal Masa Depan? 1.      Kenali kecerdasan Si Kecil Ada 6 langkah aktivasi multitalenta anak, yaitu : a.     Kecerda

DEAR MY HUBBY, AKU INGIN KE PANTAI BERSAMAMU

DEAR MY HUBBY, AKU INGIN KE PANTAI  BERSAMAMU Dear My Hubby , Ketika aku mulai menuliskan ini, saat itu hatiku tengah kecewa tiada tara. Aku tak pernah tahu mengapa Gusti membiarkan aku kecewa, karena yang kupahami, inilah cara-Nya menjadikan aku manusia yang lebih hebat dari saat ini. Saat kumulai mengungkapkan rasa kecewaku, kau akan menasehatiku dengan dalil-dalil yang saat itu tak bisa kuterima dengan logika. Kau akan menganggapku bahwa akulah yang bersalah atas takdir yang seharusnya kusyukuri. Tapi, tahukah engkau wahai suamiku sayang? Aku hanya perempuan biasa yang hatiku tak bisa merasakan bahagia ataupun selalu bersyukur saja. Maaf jika terkadang nafsu dan kecewa tiba-tiba menghampiri dengan segenap rasa yang tak bisa kukendalikan. Mungkin kau tak akan memahaminya. Dan sebagai pemain kehidupan, akupun tak berdiam dan membiarkan semua luka menggerogoti kebahagiaanku begitu saja. Selalu... selalu inginku hempaskan pemikiran bodoh itu. Tapi, aku tak bisa berjuan