Skip to main content

HAL-HAL YANG BERUBAH SEJAK JUNA SEKOLAH



HAL-HAL YANG BERUBAH SEJAK JUNA SEKOLAH

Pertama kalinya punya anak sekolah itu rasanya? Senang itu pasti. Tapi di balik rasa senang itu, sejujurnya ada kerempongan dan kekhawatiran yang tiada tara. Hohohoho...


Memutuskan menyekolahkan Juna di usianya yang ke-3, melalui proses galau dan kekhawatiran yang berujung dengan kemantapan. Bahkan, di hari pertama sekolahpun hati seolah belum rela. Yakin nih Juna mau sekolah? Nanti kalau dia nakal atau dinakalin temannya, gimana? Kalau Juna lapar atau haus gimana? Kalau Juna mau ke belakang gimana?  Pokoknya banyak  deh hal-hal yang membuat aku ragu buat melepaskan Juna sekolah. Padahal loh ya, anaknya mah senang banget dan enggak pakai drama sejak hari pertama masuk sekolah.


Dan ternyata, sejak Juna sekolah? Banyak banget hal-hal yang berubah. Mulai dari jam boboknya yang dulu sering banget bobok malam, sekarang mah sudah berbeda, enggak semalam dulu. Mulai dari bangun pagi, sekarang bangunnya lebih pagi. Mandi pagi juga lebih pagi karena jam 07.00 sudah aku ajak berangkat. Beda sama dulu, jam 07.00 atau 08.00 baru mandi karena bangun langsung mimik cucu dan nonton tivi.



Juna juga lebih sering bobok siang. Mungkin pulang sekolah dia merasa capek. Terus makannya juga lebih gampang. Bedalah sama dulu.

Soal dinasehati, sekarang Juna juga lebih gampang dinasehati. Enggak kayak dulu yang bakalan ngejawab atau ngeyel. Soalnya soal menasehati ini aku kompromi sama Bu Guru. Pun soal mengajarinya ke Juna, apapun itu sekarang mah ada yang diajak kompromi. Hehehe...

Etapi...
Ada dampak yang bikin aku kurang sreg juga. Namanya juga anak bersosialisasi lebih luas, yekan?  Juna tambah bandel sih iya. Hahaha... Dia juga makin pinter ajah bahasa Jawa kasarnya. #duhduh...

Tapi yang bikin aku sedih itu, dalam 2 minggu si Juna 2 kali jatuh dan jidatnya benjol. #nahloh... Tapi Alhamdulillah sih anak enggak apa-apa.

Yang namanya ibu yah, meski anaknya enggak apa-apa, tetap saja kepikiran. Sedihnya berlarut-larut. Apalagi sebelum dia sekolah, Uti dan Kakung itu momongnya ati-ati banget.



Awalnya aku bapernya pakai banget, lama-lama yaudah. Anak cowok mah kudu tahan banting. Aku sudah pasrah nitipin Juna ke Gusti Allah lewat Bu Guru-Bu Gurunya Juna.

Dan inilah ceritaku soal hal-hal yang banyak berubah semenjak Juna sekolah. Kalau buibu semuanya. Hal apa saja nih yang berubah? Share ceritanya, yuk....


Comments

Popular posts from this blog

MEMBUAT DRUM DENGAN KALENG SUSU BEKAS

MEMBUAT DRUM DENGAN KALENG SUSU BEKAS
MEMBUAT DRUM DENGAN KALENG SUSU BEKAS. Anaknya minum sufor? Banyak kaleng susu bekas? Kenapa enggak dimanfaatin saja buat bikin mainan?


Berawal dari kaleng susu bekas, bisa dibuat permainan loh. Kalau Arjuna itu, kaleng susu bekasnya suka banget buat mainan. Mulai dari disusun sampai setinggi-tingginya sampai dibikin drum.

Dan melihat Arjuna suka mukul-mukul kaleng susu bekasnya dengan ngasal, akhirnya sayapun punya ide, kenapa enggak dibikin drum saja? Alat pemukulnya sendoknya? So, kaleng dan sendoknya bakalan bermanfaat dari pada harus nganggur cantik di tempat sampah.


Oke, mari kita eksekusi, gimana sih caranya bikin drum dari kaleng susu bekas? Yang jelas sih gampang banget. Siapin ajah alat dan bahannya : kaleng susu bekas, sendok susu bekas, rafia, gunting dan solasi.
Cara bikin drum dari kaleng susu bekas : 1.Kumpulin kalengnya jadi satu 2.Lalu ikat dengan rafia (diikat supaya menjadi satu, biar enggak bececeran)

Cara bikin pemukul drum dari send…

SETAHUNAN ARJUNA

Bermain Finger Paint dan Flubby Jelly

Bermain Finger Paint dan Flubby Jelly

Bermain Finger Paint dan Flubby Jelly. Finger paint? Flubby jelly? Finger painting adalah jenis kegiatan membuat gambar yang dilakukan dengan cara menggoreskan adonan warna (bubur warna) secara langsung denganjari tangan secara bebas di atas bidang gambar, batasan jari di sini adalah semua jari tangan, telapak tangan, sampai pergelangan tangan (Sumanto, 2005). Sementaraflubby jelly adalah salah satu sensory play menggunakan jelly.


Nah, hari Minggu ini, kebetulan saya full time di rumah, saya manfaatin saja tuh waktu untuk bermain sensory play dengan Baby Juna. Memang sih, permainan kali ini tuh bermain dengan kotor-kotoran dan cukup menguras tenaga (soalnya harus nyiapin alat dan bahan, terus bersihin alat-alatnya dan cuci baju cuy.... hehehe). Dan karena ada Ayahnya, ya saya manfaatin sajalah tenaga si Ayah. Hohihi LOL.
Oke, permainan hari Minggu ini adalah bermain Finger Paint. Hmm, saya menggunakan bahan tepung terigu yang saya kasih pewarna dan …