Skip to main content

BERBISNIS DI TENGAH PANDEMI? KENAPA TIDAK?


BERBISNIS DI TENGAH PANDEMI? KENAPA TIDAK?


Hallo Mam, selamat malam. Sudah lama enggak update nih, dan malam ini mau update #selasabercerita yang udah lama banget hiatus.

Nah Mam, di postingan perdana aku sama Mak Aya kali ini, kami.mau ngebahas soal bisnis baru kami. Eh, aku sebut bisnis yah biar kelihatan keren dan sekalian jadi do'a. Aamiin. Karena sebenernya ini adalah hobi yang menghasilkan. Yah kalau aku sih daripada #dirumahaja nonton drakor mulu, ada bosennya juga... hehehe

Baca punya Mak Aya 👇🏻👇🏻👇🏻

Mam, selama pandemi ini, enggak kerasa ya kalau hampir setengah tahun #dirumahaja. Bosen itu pasti, tapi ya mau gimana lagi? Mau #newnormal terus ngemall, dolan juga masih takut. Wong masuk kerja aja was-was karena di sekitar kasusnya terus nambah. Yaudah, masih setia #dirumahaja.

Meskipun #dirumahaja, bukan berarti enggak bisa ngapa-ngapain. #workfromhome juga enggak seasyik ekspetasi. Apalagi kalau anak sudah sekolah, kan #studyfromhome. Mau enggak mau ya jadi guru buat anak sendiri... ya tahu sendiri kan, kalau emaknya yang jadi guru?

Kira-kira, selama #dirumahaja, mama-mama pada sibuk ngapain sih? Kalau aku sih jujur aja, bisa nonton drakor lagi... hehehe... jadi kerja dari rumah itu lebih santuy, bisa nemenin anak dan banyak waktu me time.

Baca :

Etapi, ya enggak mau juga sih banyak waktu selama di rumah malah enggak ada kemajuan. Dan jujur, selama di rumah aja aku malah mikirin yang namanya investasi dan bisnis. Yups... enggak tahu kenapa lagi mau fokus ke dua hal itu.

Soal investasi sih sejauh ini aku baru inves emas dan reksadana. Tapi kalau bisnis?

Dulu sempat kepikiran pengen punya penerbitan sendiri. Itu impian lama sedari belum menikah dan semoga suatu saat terkabul. Aamiin. Terus kalau mau punya bisnis, maunya ya jualan apa yang aku suka kayak jualan make up, baju, tas atau sepatu. Tentunya udah mikirin target pasarnya juga dong yah 😊

Soal bisnis, awal nikah aku pernah gabung salah satu MLM produk kecantikan. Iya sih aku masih pakai beberapa produknya, etapi target pasarnya? Di sekeliling aku terlalu mahal... yaudah aku tinggalin. Dan sekarang, malah mulai mikir bisnis lagi. Apalagi ngelihat adek aku yang tinggal nunggu wisuda dan dia di rumah kesibukannya bantuin aku ngurus Juna dan belajar buat tes STR. Aku mikir, gimana kalau jualan online aja? Dikit-dikit hasilnya kan lumayan bisa buat beli jajan. Dan akhirnya... adekku jualan Tas Jims Honey. Yups... Jims Honey.


Kenapa jualan tas Jims Honey?

Pertama karena emang dari awal aku suka fashion dan kosmetik. Dan buat aku, tas Jims Honey ini target pasarnya luas banget, karena modelnya bagus, bahannya bagus tapi harganya terjangkau. Adek aku bisa jual ke temen-temennya. Melihat jualannya lumayan laku, aku udah bikin target dong... mohon doanya aja ya semoga semua lancar... aamiin.

Sementara adekku jualan tas JH, aku juga punya kesibukan baru yang bisa dikatakan bisnis juga sih karena menghasilkan. Yaitu... jaaa edit foto, udah cetak dan bingkai.

Jadi tuh berawal dari anniversary ke 7, suami ngasih bunga, terus adekku waktu itu musim sidang, dia ngasih foto gitulah ke temennya. Dan akhir ya ada ide, kenapa aku enggam nyoba aja nih buka jasa edit foto buat kado unik gitu. Dan alhamdulillah... hasilnya juga lumayan sih 😊

Sementara Mak Aya, udah lama kalau Beliau tuh bisnis hand lettering gitu. Bahkan pas Juna ultah ke-4 juga dibuatin Mak Aya. Etapi, Mak Aya juga punya bisnis baru hlo yaitu jasa foto produk. Selengkalnya baca aja di postingannya yah 😊

Jadi nih Mama... pandemi bukan alesan buat enggak ngapa-ngapain yah 🤭 banyak hikmah yang bisa di ambil dan tentunya bukan alesan juga buat enggak mencoba membuka peluang. Karena kita enggak tahu, rejeki kita datang dari jalan mana.

Nah, kalau Mama semuanya, selama pandemi, apa.nih kesibukannya?

Comments

Popular posts from this blog

TEMPRA : USIR DEMAM, CERIAKAN LIBURAN SI KECIL

TEMPRA : USIR DEMAM, CERIAKAN LIBURAN SI KECIL TEMPRA : USIR DEMAM, CERIAKAN LIBURAN SI KECIL. Sudah punya rencana mau liburan, tapi gagal total karena Si Kecil demam. Pernah ngalaminnya enggak, Mak? Kalau saya sih pernah ngalaminnya. Jauh-jauh hari sudah berencana liburan, sudah bikin list mau ke mana dan ngapain saja sampai sudah nyiapin semuanya, eh tapi... Kecewa dan sedih sih pasti. Etapi lebih sedihnya lagi itu ngelihat Si Kecil yang dikit-dikit rewel. Jangankan jadi mikirin liburan, mikirin gimana nurunin demamnya Si Kecil dan bikin Si Kecil ceria kembali saja sudah menguras pikiran. Huft... Sebenarnya, demam itu bukanlah penyakit loh, Mak. Akan tetapi, demam merupakan sebuah gejala. Dan biasanya, demam lebih sering terjadi pada anak di bawah 5 tahun karena sistem kekebalan pada bayi belum terbentuk secara sempurna. Penyebab demam sendiri juga bukan suatu yang serius atau gawat. Akan tetapi, sebagai ibu, kita perlu mengetahui apa penyebab demam. 1

MORINAGA CHIL-GO, BEKAL MASA DEPAN UNTUK GENERASI PLATINUM

MORINAGA CHIL-GO, BEKAL MASA DEPAN UNTUK GENERASI PLATINUM MORINAGA CHIL-GO, BEKAL MASA DEPAN UNTUK GENERASI PLATINUM. Berawal dari akun istagram saya yang ditantang oleh Gisela Anastasya untuk mengikuti tantangan Program Bekal Masa Depan Chil Go (BMD Chil Go) , dan langsung saya iyain, akhirnya saya mulai memikirkan masa depan Baby Juna yang baru berusia 20 bulan. Selama ini sih saya masih nyantai saja, soalnya Baby Juna masih kecil. Etapi ternyata pemikiran saya itu salah kaprah, saya seharusnya sudah menyiapkan bekal masa depan Arjuna sedari usia dini. Bekal masa depan Baby Juna bukan soal dana pendidikan saja loh ternyata, tapi kecerdasan adalah bekal utama bagi masa depan Baby Juna. Nah kalau dananya tersedia tapi kemampuannya tidak ada, bagaimana? Apa bisa tuh mewujudkan cita-cita Baby Juna? Apa Saja Sih Yang Perlu Disiapkan Untuk Bekal Masa Depan? 1.      Kenali kecerdasan Si Kecil Ada 6 langkah aktivasi multitalenta anak, yaitu : a.     Kecerda

DEAR MY HUBBY, AKU INGIN KE PANTAI BERSAMAMU

DEAR MY HUBBY, AKU INGIN KE PANTAI  BERSAMAMU Dear My Hubby , Ketika aku mulai menuliskan ini, saat itu hatiku tengah kecewa tiada tara. Aku tak pernah tahu mengapa Gusti membiarkan aku kecewa, karena yang kupahami, inilah cara-Nya menjadikan aku manusia yang lebih hebat dari saat ini. Saat kumulai mengungkapkan rasa kecewaku, kau akan menasehatiku dengan dalil-dalil yang saat itu tak bisa kuterima dengan logika. Kau akan menganggapku bahwa akulah yang bersalah atas takdir yang seharusnya kusyukuri. Tapi, tahukah engkau wahai suamiku sayang? Aku hanya perempuan biasa yang hatiku tak bisa merasakan bahagia ataupun selalu bersyukur saja. Maaf jika terkadang nafsu dan kecewa tiba-tiba menghampiri dengan segenap rasa yang tak bisa kukendalikan. Mungkin kau tak akan memahaminya. Dan sebagai pemain kehidupan, akupun tak berdiam dan membiarkan semua luka menggerogoti kebahagiaanku begitu saja. Selalu... selalu inginku hempaskan pemikiran bodoh itu. Tapi, aku tak bisa berjuan