Skip to main content

BEAUTY CLASS “GLAM MAKE UP” BERSAMA ANGGUN KENYO X LT PRO DI SOLO PARAGON MALL


BEAUTY CLASS “GLAM MAKE UP” BERSAMA ANGGUN KENYO X LT PRO DI SOLO PARAGON MALL


Hai Mama, apa kabarnya? Aku mau cuit-cuit soal beauty nih, Mama. Hmm… jauh banget ya dari biasanya? Biasanya ngomongin soal keluarga, soal pernikahan atau soal anak, eh kali ini soal kecantikan. Nyasar apa ya? Sebenarnya enggak, hanya saja blog diajengwitri.id sedang maintance gegara SSL-nya expired, yaudah daripada lupa kumau curhatin di sini saja.

Sebagai mak-emak, dandan itu penting enggak menurut Mama semuanya? Kalau buat aku sih PENTING BANGET NGET NGET! Bahkan kalau disuruh memilih, mau berangkat kerja yang lebih utama itu dandan apa sarapan? Ya dandanlah yahhh.. hahaha… sarapan ntar bisa di kantor. Kalau dandan? Oh  tidak!


Bukannya enggak PeDe sama penampilan. Tapi dandan itu memang suatu hal yang wajib sih buat aku. Makanya, pas tahu kalau hari Minggu kemarin (8 September 2019) ada acara KEB X LT Pro dan acaranya itu beauty class dengan tema Glam Make Up, tanpa mikir panjang ya aku ikut aja. Padahal loh ya, hari itu paginya aku sibuk banget jadi seksi dokumentasi gerak jalan dan acara UMKM desa tempat aku tinggal. Tapi demi ilmu perdandanan… ya aku mana bisa nolak… wkwkwkwk

Lantas, ilmu apa sajakah yang sudah aku dapatkan?

Okey. Sebelumnya aku mau cerita, kalau beauty class kemarin itu dipandu oleh MUA Anggun Kenyo. Dan seperti judulnya, make up-nya menggunakan LT Pro yang kualitasnya itu enggak bisa diragukan lagi.

Oh ya, mungkin ceritaku enggak runtut banget ya, karena jujur aku ngikutinnya tuh keteteran. Agak cepet banget gitu. Soalnya kalau pelan-pelan, sampai malam juga enggak bakalan selesai.


Jadi Mama, hal utama yang harus kita lakuin sebelum bermake up itu adalah membersihkan wajah. Dan produk LT Pro punya cleanser yang ringan banget. Dan cleansernya ini praktis banget, karena kita cukup mengusapnya ke wajah tanpa pakai air.


Setelah kulit wajah dibersihkan, langkah pertamanya yaitu memakai LT Pro Premium Intensive Correcting Primer. IC Primer ini dipakai di bawah mata dan garis senyum. IC Primer ini mengandung Ekstrak Edelweiss Callus Culture (Ekstrak Plant Stemcell) yang mempertahankan kelembaban kulit, memperlambat munculnya tanda penuaan dan merawat kulit yang mulai kehilangan kekencangannya dengan memberikan efek mengencangkan.


Langkah selanjutnya yaitu memakai LT Pro Intensive Care Serum. IC Serum ini di pakai di seluruh wajah, cara pakainya itu dengan diputar searah jarum jam. IC Serum ini fungsinya untuk  :
·         Menjaga kelembaban kulit
·         Menyamarkan garis-garis halus dan kerut di wajah
·         Menjaga kekencangan kulit
·         Menjaga vitalitas kulit


Setelah itu, memakai foundation. LT Pro ada foundation padat dan foundation liquid. Untuk hasil yang memuaskan sih bisa menggunakan LT Pro Perfect Blend Custom Cover. LT Pro Perfect Blend Custom Cover ini merupakan foundation cair yang tidak diformulasikan untuk digunakan sendiri, tapi memang untuk dicampurkan dengan foundation, CC/DD Cream, pelembab, sunscreen dan tinted moisturizer untuk mendapatkan tingkat coverage dan hasil akhir yang lebih maksimal.

LT Pro Perfect Blend Custom Cover ini ada 3 pilihan warna loh, yaitu :
·         01 Light (untuk warna kulit terang)
·         02 Medium (untuk warna kulit sedang)
·         03 Dark (untuk warna kulit gelap)

Langkah selanjutnya, adalah bedak.  Bedak LT Pro ini ada bedak padat dan juga bedak tabur.

Oh ya, LT Pro ada produk baru loh yaitu LT Pro Powdering Make Up yaitu perpaduan foundation dan bedak yang menjadi satu. Atau bisa disebut bedak basah gitulah kata Mbak SPG-nya.

Ilmu perdandanan lain yang aku dapatkan dari Kak Anggun yaitu soal bikin alis. Jadi gini Mama, pensil alis itu gunanya untuk membuat bingkai alis doang, sementara isinya kita bisa menggunakan eyeshadow warna cokelat tua.

Kenapa isinya enggak pakai pensil alis sekalian? Karena ntar hasilnya bakalan terlihat kaku. Kalau untuk pengantin sih enggak apa-apa, tapi kalau kita cuma sebagai tamu undangan, ya jatuhnya malah terlalu kaku.


Terus nih, soal memakai bulu mata. Selama ini ternyata akutuh salah soal memakai bulu mata. Kalau aku biasanya yang dikasih lem kan bulu matanya, yang benar malah kelopak matanya yang diberi lem.

Terus… diajarin juga pakai eyeshadow, pakai blush on yang benar dan biar terlihat glowing, kita bisa menggunakan highliter.

Komplit banget deh pokoknya…

Dan…

Acara KEB X LT Pro kemarin tidak hanya memberikan ilmu soal perdandanan aja, tapi juga diajarin cara memakai hijab pesta yang simple. Foto bisa dilihat di bawah ini ya Mama 😊 ini sebenarnya kalau ngelihat bikinnya gampang banget, tapi enggak tahu kalau memraktekkannya karena aku belum praktek…


Terus…

Yang bikin tambah happy lagi, aku dapat produk LT Pro doang. Dapat cleanser, face mist dan bedak yang Insya Allah bakalan aku review di blog diajengwitri.id kalau sudah sembuh ntar.


Hmm…

Ya itu aja sih Mam cuit-cuitku hari ini… semoga bermanfaat 😊

Comments

Popular posts from this blog

MEMBUAT DRUM DENGAN KALENG SUSU BEKAS

MEMBUAT DRUM DENGAN KALENG SUSU BEKAS
MEMBUAT DRUM DENGAN KALENG SUSU BEKAS. Anaknya minum sufor? Banyak kaleng susu bekas? Kenapa enggak dimanfaatin saja buat bikin mainan?


Berawal dari kaleng susu bekas, bisa dibuat permainan loh. Kalau Arjuna itu, kaleng susu bekasnya suka banget buat mainan. Mulai dari disusun sampai setinggi-tingginya sampai dibikin drum.

Dan melihat Arjuna suka mukul-mukul kaleng susu bekasnya dengan ngasal, akhirnya sayapun punya ide, kenapa enggak dibikin drum saja? Alat pemukulnya sendoknya? So, kaleng dan sendoknya bakalan bermanfaat dari pada harus nganggur cantik di tempat sampah.


Oke, mari kita eksekusi, gimana sih caranya bikin drum dari kaleng susu bekas? Yang jelas sih gampang banget. Siapin ajah alat dan bahannya : kaleng susu bekas, sendok susu bekas, rafia, gunting dan solasi.
Cara bikin drum dari kaleng susu bekas : 1.Kumpulin kalengnya jadi satu 2.Lalu ikat dengan rafia (diikat supaya menjadi satu, biar enggak bececeran)

Cara bikin pemukul drum dari send…

STOP MEMBANDINGKAN! SETIAP ANAK MEMILIKI KEMAMPUAN YANG BERBEDA

STOP MEMBANDINGKAN! SETIAP ANAK MEMILIKI KEMAMPUAN YANG BERBEDA
STOP MEMBANDINGKAN! SETIAP ANAK MEMILIKI KEMAMPUAN YANG BERBEDA. Pernah ngalamin enggak, anaknya dibanding-bandingkan sama anak tetangga atau anak saudara? Saya mah sering, dan jujur sich ada yang bikin saya baper. Wkwkwk...*emaknya Juna emang gampang baper. LOL
Sebenarnya saya sich enggak suka kalau dibanding-bandingin gitu. Wong saya juga anti banget kalau sudah dibandingin, makanya enggak mau juga kalau Arjuna dibandingin. Karena buat saya, kemampuan setiap anak itu berbeda, dan setiap anak terlahir dengan keunikannya sendiri-sendiri. Jangankan sama anak orang lain yang beda orang tua, beda pola asuh, terkadang sama adek kakak bahkan saudara kembar yang orang tuanya sama, pola asuhnya sama ajah berbeda, jadi... SAY NO TO NGEBANDINGIN, yah?!

Sebelum saya mau cuit-cuit lebih lanjut nih, saya mau cerita dulu soal Arjuna yang pernah dibanding-bandingin.
Arjuna pernah dibanding-bandingin sama kakak sepupunya yang usia selisih …

STIMULASI ANAK USIA 15 – 18 Bulan

STIMULASI ANAK USIA 15 – 18 Bulan

STIMULASI ANAK USIA 15 – 18 Bulan. Anak usia 15 – 18 bulan sebenarnya tidak banyak mengalami perkembangan motorik dan stimulasi anak yang signifikan. Akan tetapi, anak justeru berktivitas yang membuat orang-orang terdekat menjadi gemas.


Di usia ini, anak biasanya sudah bisa berdiri tanpa berpegangan, malah ada juga yang sudah bisa jalan. Dan Alhamdulillah, Arjuna sudah bisa jalan di usianya yang menginjak 12 bulan, jadi saat usia 15 bulan dia sudah lari-lari. Usia 15 – 18 bulan, anak biasanya sudah bisa : 1.Membungkuk dan mengambil mainannya sendiri 2.Berjalan maju mundur, jinjit atau berputar-putar 3.Memanggil ayah ibunya dengan sebutan sesuai ajaran kedua orang tuanya 4.Menumpuk kubus atau kaleng 5.Memasukkan mainan ke dalam kotak 6.Menunjuk apa yang diinginkan tanpa menangis atau merengek 7.Memperlihatkan rasa cemburu

Baca : Perkembangan Arjuna Usia 17 Bulan dan PerkembanganArjuna Usia 18 Bulan

Sementara stimulasi untuk anak usia 15 – 18 bulan, antara lain :
1