Skip to main content

MAMA JUNA : BERASA ADA YANG KURANG TANPA #KAMERAPONSEL

MAMA JUNA : BERASA ADA YANG KURANG TANPA #KAMERAPONSEL



MAMA JUNA : BERASA ADA YANG KURANG TANPA #KAMERAPONSEL. Bagi seorang Mama Juna yang selalu eksis di sosmed sekaligus sebagai momblogger, yang namanya #kameraponsel itu adalah barang wajib yang harus dimiliki. Selain #kameraponsel sebagai alat tempur saat ngeblog, #kameraponsel juga berfungsi mengabadikan setiap moment, apalagi moment tumbuh kembangnya Baby Juna, jangan sampai ada yang terlewatkan sedikitpun.




Bicara soal mengabadikan moment, sebenarnya bisa menggunakan kamera pocket, DSLR maupun handycam, etapi kalau menurut saya seperangkat alat itu terlalu ribet. Secara, kita tidak bisa setiap saat membawa perangkat-perangkat itu, sementara moment yang indah bisa datang kapan saja tanpa sebuah perencanaan. So, bagi saya #kameraponsel adalah perangkat tepat untuk mengabadikan moment dalam bentuk foto maupun video. Apalagi sekarang ini #kameraponsel tak kalah canggih dengan kamera atau handycam. Seperti contohnya smartphone keluaran ASUS yang satu ini, Zenfone 2 Laser ZE550KL.


KENAPA ZENFONE 2 LASER ZE550KL?

Smartphone yang satu ini tergolong murah dan memberikan penawaran spesifikasi yang begitu tinggi. Hmm, ZENFONE 2 LASER ZE550KL mempunyai spesifikasi tinggi namun harganya terjangkau. Dan menurut saya wajar, ZENFONE 2 LASER ZE550KL dilirik oleh masyarakat.


SPESIFIKASI ZENFONE 2 LASER ZE550KL





FEATURE ZENFONE 2 LASER ZE550KL


Spesifikasi ZENFONE 2 LASER ZE550KL keren banget, kan? Makanya, featurenya juga oke. Bagaimana tidak, desainnya itu tipis banget, Cuma 3,9 mm. Desainnya itu ikonikkonsentris lingkaran ASUS disematkan di sisi depan dan tombol belakang. Serta ZENFONE 2 LASER ZE550KL juga terlihat lebih premium.


Soal kamera jangan ditanya, #kameraponsel ZENFONE 2 LASER ZE550KL ini sudah mumpuni buat mengabadikan moment kalau buat saya. Sudah bisa dijadikan alat temput yang kece kalau buat ngeblog dan eksis di sosmed. Kamera utama 13 Mp dengan apertur lensa f/2.0 mampu mengambil foto indah dengan resolusi tinggi tanpa shutter-lag. Terus, kamera belakangnya juga memiliki teknologi otofokus laser untuk gambar yang lebih jernih karena ZENFONE 2 LASER ZE550KL mampu mengukur jarak dalam kecepatan cahaya-dan menerjemahkan fokus hanya dalam 0,03 detik doang, hebatnya lagi itu dalam kondisi minim cahaya.

Selain itu, ZENFONE 2 LASER ZE550KL juga dilengkapi dengan teknologi LTE Category 4 yang menghadirkan kecepatan download sampai dengan 150Mbps.  Dan ZENFONE 2 LASER ZE550KL ini juga ditenagai prosesor Qualcomm® Snapdragon™ 410.

Layarnya juga dengan teknologi Gororilla Glass 4, yang menawarkan 2x daya tahan kerusakan akibat jatuh. Terus ya, ZENFONE 2 LASER ZE550KL ini dilengkapi dengan ZenMontion, Personalized UI, Privacy Protection Snap View dan Secure Kids Mode & Trend Micro Security.


Tuh kan, #kameraponsel ajah spesifikasinya canggih gitu. Oke banget, kan? Apalagi dizaman digital seperti sekarang ini, yang apa-apa di upload di media sosial, #kameraponsel itu bener-bener sesuatu banget yang wajib dimiliki. Semisal ajah ya, kita bikin status di facebook lagi di sini, ngapain, eh enggak ada foto bisa-bisa dibilang hoax loh. Jadi ya, kalau buat saya mah #kameraponsel itu barang wajib yang harus dimiliki.

Dan satu lagi, yang namanya moment itu tak bisa direncanakan. #kameraponsel menjadi barang simpel yang bisa mengabadikan setiap moment. Seperti contoh moment kehamilan pertama saya, moment kelahiran Baby Juna, moment setiap perkembangan Baby Juna serta moment ramadan dan lebaran yang baru saja terlewatkan.

Untuk mengabadikan moment-moment itu, kita enggak mungkin juga kan ke mana-mana menenteng kamera. Emangnya fotografer apa? Yang ada malah pada minta difotoin kalau pake kamera, nah terus kapan gilirannya kita difoto?

Etapi beda ceritanya kalau pakai #kameraponsel, selain bisa mengabadikan moment-moment di sekitar, kita juga bisa selfie syantiek. Toh sekarang #kameraponsel itu enggak Cuma kamera belakang saja, ada kamera depannya. Kayak ZENFONE 2 LASER ZE550KL itu tuh, ada kamera depannya yang bisa buat selfie syantiek.

Nah, bisa diimpulkan, #kameraponsel buat Mama Juna itu...1.       Alat tempur ngeblog
2.      
Alat mengabadikan moment










Dan berkat #kameraponsel, maka saya bisa mengabadikan setiap moment perkembangan Baby Juna. Mulai dari moment kehamilan, kelahiran dan sekarang setiap tumbuh kembang Baby Juna. Bahkan untuk 30 hari pertama Baby Juna pun saya abadikan berkat #kameraponsel. Belum lagi video-video perkembangan Baby Juna, mulai dari tengkurep, merangkat dan berlarian. Bahkan, berkat #kameraponsel juga, saya mengabadikan setiap stimulasi Baby Juna dan bisa saya bagi di blog dan sosial media.















So, intinya #kameraponsel itu memang harus ada. Dan berasa ajah, hidup saya hampa tanpa #kameraponsel. Yups, pernah banget mengalami fase di mana saya enggak punya #kameraponsel. Tahun lalu, Baby Juna sudah lahir. Dan tahu enggak rasanya, syedih.






Kala itu, untuk mengabadikan moment perkembangan Baby Juna saya harus pinjam ke adik saya. Terus kalau pas di kantor ada acara, saya terpaksa nebeng-nebeng #kameraponsel teman hanya untuk mengabadikan moment. Berasa ajah, gue kok miskin banget yak? Syedih sesedih-sedihnya *lebay.










Tapi yasudahlah, itu sudah lewat. Sekarang saya sudah punya #kameraponsel, so enggak ada alasan lagi buat enggak mengabadikan setiap moment.

Itu adalah cerita tentang #kamerapobsel ala Mama Juna. Kalau cerita teman-teman tentang #kameraponsel, bagaimana? Bagi ceritanya, yuk J

'Giveaway Aku dan Kamera Ponsel by uniekkaswarganti.com'.

Comments

  1. Hai, juna tambah pinter aja.
    Kamera ponsel modal eksis buat mamah juna, kereen.
    Btw, ini blog baru lagi?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Alhamdulillah aunty, blog yang cerita bunda bersama mak, aku TLD-in :)

      Delete
  2. yahh... aku naksir sama dek Juna, mbak.. hheee

    ReplyDelete
    Replies
    1. sini sini kalau naksir, ketemu sama Dek Juna :)

      Delete
  3. Hai Junaaaaa ganteng
    Suka deh liat foto2nya. Ceria semua

    ReplyDelete
  4. Xixixj...hape isinya kebanyakan foto anak ya Mba? Tp puas yaa, bisa membantu mengingat dan melihat perkembangan anak kita dari waktu ke waktu. :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya nih Mak, emaknya sekarang mah jarang foto,,, hehehe

      Delete
  5. Wih infografisnya keren. Ajarin dong. Itu bikinnya berapa lama untuk satu tulisan?

    ReplyDelete
    Replies
    1. tergantung, Mbak. aku kalau review hape itu sampai berhari-hari, soalnya ngumpulin gambar dan ngedit

      Delete
  6. Emang gitu ya mbak, kalau kebiasaan bawa ponsel berkamera, klo kelupan dibawa ada aja yg kerasa kurang hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, Mbak. makanya pas enggak punya hape berkamera jadi galau plus uring-uringan karena banyak moment terlewatkan begitu saja

      Delete
  7. Foto2nya banyak dan lucu2. Kalau punya kamera ponsel Asus pasti nanti digenggam terus kemana-mana. Iya kaaan...:)

    ReplyDelete
    Replies
    1. jelas dong, Mbak
      doain Asusnya menghampiri ya, aamiin

      Delete
  8. Kamera ponsel itu emang andalan banget buat ngerekam tumbuh kembang anak ya mbak :)
    Pokoknya hp gak bisa jauh-jauh dari jangkauan ya :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. betul banget, mbak
      nyatanya tanpa kamera ponsel, tumbuh kembang anak bisa terlewatkan gitu aja

      Delete
  9. Semakin lama, gadget semakin canggih. Dan semakin gampang didapat. Terima kasih informasinya.

    ReplyDelete
  10. hapeku isinya foto Aim dan Aira semuaaa : D

    ReplyDelete
    Replies
    1. hehehe... emak bapaknya enggak pernah selfie yak?

      Delete
  11. Wah, serunya banyak peristiwa yang bisa direkam melalui smartphone :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya Mbak... kamera ponsel jadi alat buat mengabadikan perkembangan si kecil nih

      Delete
  12. Iya ya mba. Sekarang klo ga bawa hape yg plus kamera pasti deh berasa kurang.. apalagi kalau sampai habis baterai.. xixixi... mamanya juna eksis ya..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tul banget, berasa ada yang kurang gitu yakkk

      Delete
  13. waaah kalo kanera ponsel sih itih dah wajib n kudu dibawa. Pernah waktu itu ketinggalan oadahal udah jauh dr rumah, akuh balik lagi.
    Tapi kalo ketinggalan bedak, dompet abaikan saja tenang hahhaa..

    Ahh, Junaa sudah besar mau jadi chef juna kan dek, xixixxii

    ReplyDelete
    Replies
    1. wuah,,, enggak bisa tanpa kamera ponsel yaa, Teh?

      Delete
  14. mbaaa. suka deh liat foto2nyaa.. :)
    buat aku, kamera ponsel ini penting banget untuk mengabadikan momen2 milestonenya ahza.
    kadang2 kalau malem sebelum tidur, saya suka buka2 gallery dan liat foto2nya ahza. hihi..
    kalau nemu foto pas dia masih chubby, suka berpikir, kok dulu bisa chubby gitu ya, ahaha

    makasih sudah share ya mba :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. kalau aku suka kangen sama masa bayinya Baby Juna, Mbak
      apalagi dulu itu agak gendutan, sekarang enggak... hehe :)

      Delete
  15. ternyata hape emak-emak sama aja ya, isinya foto2 anaknya mulu. Foto bapaknya mah..jarang ada hehe

    ReplyDelete
  16. kamera ponsel memang udah jadi kebutuhan ya...hp tanpa kamera sama dengan mati gaya buat saya hahahah

    ReplyDelete
  17. Terima kasih sudah ikutan GA Aku dan #KameraPonsel. Good luck.

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

MENJADI IBU BAHAGIA ITU... GAMPANG-GAMPANG SUSAH

MENJADI IBU BAHAGIA ITU... GAMPANG-GAMPANG SUSAH
MENJADI IBU BAHAGIA ITU... GAMPANG-GAMPANG SUSAH. Bahagia itu pilihan, tergantung bagaimana kita bisa mengatur pola pikir dan perasaan kita. Kita enggak bisa mengatur mulut banyak orang, tapi kita bisa mengatur pola pikir dan perasaan kita agar kita bisa BAHAGIA.
Kalau saya pikir sih, iya juga. Efek terlalu mikirin apa kata orang dan enggak mau dinyinyirin itu yang terkadang menjadi beban pikiran dan ujung-ujungnyan saya jadi enggak bahagia. Padahal, apapun yang ada di dunia ini pasti bakalan dinyinyirin juga. Entah itu baik atau buruk, kita enggak bisa memuaskan apa kata banyak orang.

Dulu, iya tahun lalu mungkin tepatnya, saya masih saja jadi ibu yang baper dan terlalu mikirin kata  orang. Endingnya, saya jadi enggak bahagia sendiri, mau ngapain takut dinyinyirin, mudah emosi dan keluarga jadi imbasnya. Bahkan, saya sampai mengalami krisis kepercayaan pada orang-orang terdekat.
Tapi semua sudah lewat yah, semenjak pertengahan Januari lal…

MEMBUAT DRUM DENGAN KALENG SUSU BEKAS

MEMBUAT DRUM DENGAN KALENG SUSU BEKAS
MEMBUAT DRUM DENGAN KALENG SUSU BEKAS. Anaknya minum sufor? Banyak kaleng susu bekas? Kenapa enggak dimanfaatin saja buat bikin mainan?


Berawal dari kaleng susu bekas, bisa dibuat permainan loh. Kalau Arjuna itu, kaleng susu bekasnya suka banget buat mainan. Mulai dari disusun sampai setinggi-tingginya sampai dibikin drum.

Dan melihat Arjuna suka mukul-mukul kaleng susu bekasnya dengan ngasal, akhirnya sayapun punya ide, kenapa enggak dibikin drum saja? Alat pemukulnya sendoknya? So, kaleng dan sendoknya bakalan bermanfaat dari pada harus nganggur cantik di tempat sampah.


Oke, mari kita eksekusi, gimana sih caranya bikin drum dari kaleng susu bekas? Yang jelas sih gampang banget. Siapin ajah alat dan bahannya : kaleng susu bekas, sendok susu bekas, rafia, gunting dan solasi.
Cara bikin drum dari kaleng susu bekas : 1.Kumpulin kalengnya jadi satu 2.Lalu ikat dengan rafia (diikat supaya menjadi satu, biar enggak bececeran)

Cara bikin pemukul drum dari send…

DIY : MEMBUAT CELENGAN DARI KARDUS BEKAS

DIY : MEMBUAT CELENGAN DARI KARDUS BEKAS


DIY : MEMBUAT CELENGAN DARI KARDUS BEKAS. Akhir-akhir ini, mamah juna lagi rajin banget bikinin mainan sendiri buat Baby Juna. Yups, selain mencari irits, mamah juna juga mau belajar kreatif dan menstimulasi kecerdasan Baby Juna. Selain itu, juga mau mengalihkan perhatian Baby Juna dari tablet dan Thomas.
Baca : MorinagaChil Go, Bekal Masa Depan Untuk Generasi Platinum
Nah, setelah hari Minggu kemarin saya ngajakin Baby Juna mainan Fingger Paint dan Flubby Jelly, maka hari Kamis kemarin saya ngajakin Baby Juna main celengan. Kebetulan sayanya izin lantaran di rumah ada orang meninggal dan enggak ada yang momong Baby Juna.
Sebenarnya, Baby Juna sih sudah dari dulu sering main celeng-celengan. Kalau enggak salah semenjak usianya 17 bulanan. Kala itu sih karena kalau liat uang receh tahunya kerokan (secara saya kalau sakit harus dikerokin emak baru sembuh). Nah, dan kebetulan juga Baby Juna punya celengan. Makanya, saya alihkan ke celengan daripada k…