Skip to main content

BERLIBUR KE NEGERI UPIN-IPIN


BERLIBUR KE NEGERI UPIN-IPIN


“Mah, aku nak (mau) ke tempat Upin-Ipin,” celoteh Juna suatu hari.

Mama senyum. Bingung mau jawab apa. Lalu akhirnya, “Nanti ya kalau sudah punya uang.”

Buat saya pribadi, punya keinginan berlibur ke Malaysia—negerinya Upin  Ipin—adalah suatu hal yang wajar. Karena Malaysia ini terbilang dekat, bahasanya juga tidak jauh berbeda dengan Bahasa kita. Iya, Bahasa ini penting banget buat saya yang Bahasa Inggrisnya pasif. Jadi, impian berlibur ke luar negeri mah amblas kalau inget diri ini tidak jago berbahasa Inggris.

Sementara kalau ke Malaysia?

Masih bisa dipahamilah ya? Terus memikirkan budgetnya juga masih bisa dijangkau. Bahkan saya sempat nanya-nanya soal paket liburan ke Malaysia sama beberapa agen travel.


Dan berharap, kelak ada rejeki untuk mengajak Juna kenegerinya Upin Ipin. Aamiin…

Lantas, kalau sudah ke Malaysia, mau ke mana saja?


Pas ditanya soal ini saya sempat bingung. Mau ke mana ya? Wisata di Malaysia yang ramah anak di mana saja? Kemudian saya googling dan berikut adalah beberapa tempat wisata di Malaysia yang cocok dikunjungi bersama anak :
1.    Aquaria KLCC
Aquaria di KLCC adalah tempat wisata anak di Malaysia yang berupa akuarium raksasa dengan memadukan unsur pendidikan dan hiburan. Aquaria KLCC ini memiliki lebih dari 5000 jenis hewan laut yang dipamerkan. Pengunjung bisa merasakan berada di dalam lautan dengan berjalan di atas jalan setapak yang digerakkan oleh mesin melalui sebuah terowongan. Wow, pasti menyenangkan sekali dan Juna bakalan suka kalau diajak ke sini.

2.    Taman Burung Kuala Lumpur (Kuala Lumpur Bird Park)
Taman Burung Kuala Lumpur merupakan salah satu tujuan wisata favorit di Kuala Lumpur untuk anak. Taman Burung Kuala Lumpur  ini memiliki luas sekitar 8,5 hektare dan terletak bersebelahan dengan Lake Gardens.  Berbeda dengan kebun binatang, di sini berbagai jenis burung hidup bebas dan terpelihara dengan baik. Bahkan kita juga bisa memberi makan kepada burung-burung tersebut.

3.    Legoland
Lego… mainan kesukaan Juna. Enggak tahu deh kalau dia diajakin ke Legoland. Oh ya, Legoland ini adalah salah satu alasan kuat yang membuat Pak Wends juga ingin mengajak Juna ke Malaysia.

Di Legoland ada lebih dari 40 wahana permainan. Di Legoland juga terdapat berbagai miniatur yang terbuat dari lego, misalnya miniatur kota menara kembar petronas yang terdapat di Kuala Lumpur. Selain itu di Legoland juga terdapat hotel dan water park.

Tempat wisata lain di Malaysia yang bisa dikunjungi bersama anak adalah : Penang Toy Museum yang unik karena mempunyai koleksi berupa berbagai jenis mainan dari seluruh penjuru dunia, Underwater World Langkawi yang merupakan tempat wisata anak yang memiliki lebih dari 5.000 jenis kehidupan laut dan dipamerkan di lebih dari 100 tangki dengan ukuran yang berbeda, Petrosains yang merupakan sebuah pusat ilmu pengetahuan yang dibangun oleh Petronas, perusahaan minyak milik negara Malaysia, dan ada lagi Museum Tentera Diraja Malaysia, Pusat Sains Negara, Berjaya Times Square, Lost World of Tambun.


Malaysia punya banyak sekali tempat wisata yang cocok dikunjungi bersama keluarga. Akan tetapi… sebagai emak-emak kalau berlibur itu yang utama adalah belanja. Yups… BELANJA. Dan belanja apalagi kalau bukan oleh-oleh, fashion dan kalau buat saya sih alat tempur perdandanan alias make up.


Bicara belanja nih, saya mah enggak khawatir. Kenapa? Karena saya punya Watsons Member Card. Dan Watsons Member Card ini tidak hanya bisa digunain di  Indonesia saja loh, tapi juga bisa digunain di negara tetangga seperti : Thailand, Hongkong, Malaysia, Singapore,  Macau, Mainland China  dan Taiwan.


Sebenarnya Watsons Member Card ini bisa digunakan di beberapa negara karena Watsons punya program baru, yaitu Watsons One Pass.

Lantas, bagaimana bisa ikutan program #WatsonsOnePass?
1. Bawa Kartu Member Watsons / Kartu Virtual di Watsons App
2. Berbelanja di Watsons ketika berkunjung ke negara lain
3. Tunjukkan kartu member kamu dan nikmati keuntungannya


Program Watsons One Pass ini hanyalah salah satu keuntungan punya Watsons Member Card yah, karena ada keuntungan lainnya lagi, seperti :
1. Paling menggiurkan adalah adalah welcome voucher senilai Rp250 ribu yang dapat digunakan langsung,

2. Setiap belanja senilai Rp200 ribu, member akan mendapatkan satu poin (senilai Rp100) yang nantinya dapat ditukarkan saat bertransaksi,

3. Sistem reedem poin yang menguntungkan. Jadi member dapat mengurangi nominal pembelanjaan dengan menukar jumlah poin,

4. Ada harga spesial bagi pemegang Watsons member card untuk produk tertentu,

5. Tambahan poin untuk setiap produk baru,

6. Hadiah spesial yang bisa didapatkan saat berulang tahun,

7. Tambahan poin spesial untuk produk tertentu,

8. Pecinta produk Watsons akan mendapatkan dua kali lipat poin, untuk setiap produk Watsons Brand.


Banyak banget yah keuntungannya? Yaiyalah #jadimemberpastiuntung… hehehe. Punya Watsons Member Card? Kemanapun kamu pergi jadi member pasti untung!




Comments

  1. Waaahh, sempat ketemu upin ipin nggak nich mama juna?

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

MEMBUAT DRUM DENGAN KALENG SUSU BEKAS

MEMBUAT DRUM DENGAN KALENG SUSU BEKAS
MEMBUAT DRUM DENGAN KALENG SUSU BEKAS. Anaknya minum sufor? Banyak kaleng susu bekas? Kenapa enggak dimanfaatin saja buat bikin mainan?


Berawal dari kaleng susu bekas, bisa dibuat permainan loh. Kalau Arjuna itu, kaleng susu bekasnya suka banget buat mainan. Mulai dari disusun sampai setinggi-tingginya sampai dibikin drum.

Dan melihat Arjuna suka mukul-mukul kaleng susu bekasnya dengan ngasal, akhirnya sayapun punya ide, kenapa enggak dibikin drum saja? Alat pemukulnya sendoknya? So, kaleng dan sendoknya bakalan bermanfaat dari pada harus nganggur cantik di tempat sampah.


Oke, mari kita eksekusi, gimana sih caranya bikin drum dari kaleng susu bekas? Yang jelas sih gampang banget. Siapin ajah alat dan bahannya : kaleng susu bekas, sendok susu bekas, rafia, gunting dan solasi.
Cara bikin drum dari kaleng susu bekas : 1.Kumpulin kalengnya jadi satu 2.Lalu ikat dengan rafia (diikat supaya menjadi satu, biar enggak bececeran)

Cara bikin pemukul drum dari send…

STOP MEMBANDINGKAN! SETIAP ANAK MEMILIKI KEMAMPUAN YANG BERBEDA

STOP MEMBANDINGKAN! SETIAP ANAK MEMILIKI KEMAMPUAN YANG BERBEDA
STOP MEMBANDINGKAN! SETIAP ANAK MEMILIKI KEMAMPUAN YANG BERBEDA. Pernah ngalamin enggak, anaknya dibanding-bandingkan sama anak tetangga atau anak saudara? Saya mah sering, dan jujur sich ada yang bikin saya baper. Wkwkwk...*emaknya Juna emang gampang baper. LOL
Sebenarnya saya sich enggak suka kalau dibanding-bandingin gitu. Wong saya juga anti banget kalau sudah dibandingin, makanya enggak mau juga kalau Arjuna dibandingin. Karena buat saya, kemampuan setiap anak itu berbeda, dan setiap anak terlahir dengan keunikannya sendiri-sendiri. Jangankan sama anak orang lain yang beda orang tua, beda pola asuh, terkadang sama adek kakak bahkan saudara kembar yang orang tuanya sama, pola asuhnya sama ajah berbeda, jadi... SAY NO TO NGEBANDINGIN, yah?!

Sebelum saya mau cuit-cuit lebih lanjut nih, saya mau cerita dulu soal Arjuna yang pernah dibanding-bandingin.
Arjuna pernah dibanding-bandingin sama kakak sepupunya yang usia selisih …

STIMULASI ANAK USIA 15 – 18 Bulan

STIMULASI ANAK USIA 15 – 18 Bulan

STIMULASI ANAK USIA 15 – 18 Bulan. Anak usia 15 – 18 bulan sebenarnya tidak banyak mengalami perkembangan motorik dan stimulasi anak yang signifikan. Akan tetapi, anak justeru berktivitas yang membuat orang-orang terdekat menjadi gemas.


Di usia ini, anak biasanya sudah bisa berdiri tanpa berpegangan, malah ada juga yang sudah bisa jalan. Dan Alhamdulillah, Arjuna sudah bisa jalan di usianya yang menginjak 12 bulan, jadi saat usia 15 bulan dia sudah lari-lari. Usia 15 – 18 bulan, anak biasanya sudah bisa : 1.Membungkuk dan mengambil mainannya sendiri 2.Berjalan maju mundur, jinjit atau berputar-putar 3.Memanggil ayah ibunya dengan sebutan sesuai ajaran kedua orang tuanya 4.Menumpuk kubus atau kaleng 5.Memasukkan mainan ke dalam kotak 6.Menunjuk apa yang diinginkan tanpa menangis atau merengek 7.Memperlihatkan rasa cemburu

Baca : Perkembangan Arjuna Usia 17 Bulan dan PerkembanganArjuna Usia 18 Bulan

Sementara stimulasi untuk anak usia 15 – 18 bulan, antara lain :
1