Skip to main content

Menyusui bayi pertama kali

Pertama kali Anda memegang bayi Anda di ruang bersalin adalah waktu yang tepat untuk mulai menyusui  bayi Anda. Pada awalnya , tubuh Anda akan menghasilkan sejumlah kecil susu khusus yang disebut kolostrum yang akan membantu melindungi bayi dari infeksi. Perut bayi Anda pada saat lahir sangat kecil, jadi dia hanya membutuhkan jumlah kecil air susu ibu saja. Susu akan berubah dan Anda akan menghasilkan zat yang sangat bagus bagi bayi Anda.


Posisikan seluruh tubuh bayi Anda ke arah dada Anda . Sentuh bibir atasnya dengan puting Anda , dan  ketika dia membuka mulutnya lebar-lebar, menariknya ke payudara Anda, memegang payudara Anda untuk dukungan bantuan . Mulutnya harus mencakup bukan hanya puting tetapi sebagian besar areola/bagian berwarna bagian sekitarnya.
Jangan panik jika bayi Anda tampaknya kesulitan atau susah untuk menemukan putting susu Anda . Menyususi bayi membutuhkan kesabaran dan banyak latihan, yakinlah Anda akan bisa menjadi Ibu yang sabar. Jangan ragu untuk meminta seorang perawat untuk menunjukkan apa yang harus dilakukan, dan kunjungan dari dokter Anda jika berada di rumah sakit sangatlah penting untuk berkonsultasi.
Jika Anda memiliki bayi yang prematur, Anda mungkin tidak bisa menyusui langsung, tetapi Anda harus mulai memompa susu Anda. Bayi Anda akan menerima susu melalui tabung atau botol sampai dia cukup kuat untuk menyusu sendiri.
Setelah Anda memulai, ingat rawat payudara Anda agar steril dan bersih dan seharusnya hal tersebut tidak menyakitkan . Perhatikan bagaimana perasaan payudara saat bayi anda menyusu . Mulutnya harus mencakup bagian besar dari areola bawah puting , dan puting Anda harus jauh masuk ke dalam mulut bayi Anda .
Jika agak sakit, berhentilah sejenak dan cobalah memasukkan jari kelingking Anda di antara gusi bayi dan payudara Anda dan coba lagi . Setelah bayi Anda terposisikan dengan benar, pasti si kecil akan terus menyusu dengan lahapnya dan tanpa rasa sakit pada payudara Anda

Seberapa sering Anda harus menyusui bayi Anda

Sering. Semakin sering, akan lebih banyak susu yang akan di keluarkan. menyusui 12 kali dalam sehari mungkin lebih dari cukup.
Anda harus menyusui bayi Anda setiap kali dia menunjukkan tanda-tanda awal kelaparan, seperti peningkatan kegiatan misalnya meronya, mengucapkan sesuatu atau menyentuh di sekitar susu Anda . Menangis adalah tanda akhir kelapara. Idealnya , Anda harus mulai menyusui bayi Anda sebelum ia mulai menangis.
Selama beberapa hari pertama , Anda mungkin harus membangunkan secara lembut bayi Anda untuk memulai menyusui, dan dia bisa tertidur lagi pada saat pertengahan menyusu. Untuk memastikan bayi Anda tidak kelaparan, membangunkannya jika sudah empat jam  tidur adalah hal terbaik.
Cara menyusui bayi dengan nyaman
Karena menyusui dapat berlangsung hingga 40 menit, terutama pada saat Anda baru melahirka, memilih tempat yang nyaman untuk menyusui adalah kewajiban. Pegang bayi Anda dalam posisi nyaman supaya tidak sakit pinggang atau menyebabkan sakit pada badan Bayi Anda. Tangan Anda harus mendukung belakang kepala bayi Anda dengan kuat, posisi yang Anda pilih harus benar-benar tergantung pada apa yang nyaman bagi Anda .
Jika Anda duduk , bantuan bantal untuk proses menyusui bisa menjadi bantuan besar dalam mendukung bayi Anda . Banyak ibu juga menemukan tumpuan membantu mereka mendapatkan posisi yangs nyaman. Apakah Anda sedang duduk atau berbaring , jangan mulai menyusui sampai Anda dan bayi Anda merasa nyaman karena Anda akan berada di posisi itu untuk sementara waktu.
Apa yang Anda harus makan waktu Anda menyusui
Diet sehat normal adalah suatu keharusan pada saat Anda sedang menyusui . Meskipun Anda dapat menghasilkan susu untuk bayi Anda, bahkan jika nutrisi Anda tidak begitu bagus, makan diet seimbang akan memastikan bahwa kuantitas dan kualitas susu Anda bagus. Semua itu bisa dan akan membantu Anda merasa menjadi terbaik. Ikuti rasa lapar daripada menghitung kalori, dan minum cairan sepanjang hari untuk tetap menjaga hidrasi Anda.
Banyak ibu merasa sangat lapar pada saat menyusui, tubuh Anda bekerja sepanjang waktu untuk membuat ASI untuk bayi Anda . Makan makanan kecil dengan camilan sehat adalah salah satu  cara Anda untuk menjaga nutrisi. Sebagai panduan umum , kebanyakan wanita yang sedang menyusui akan membutuhkan sekitar 200 hingga 500 kalori.
Jangan berlebihan mengkonsumsi kafein , karena bisa saja akan berpengarus terhadap ASI anda yang akan langsung di minum oleh bayi. Para ahli menyarankan untuk membatasi asupan kalori Anda tidak lebih dari 300 mg per hari.
Anda juga harus membatasi minum alkohol saat Anda sedang menyusui , karena juga akan mempengaruhi kwalitas ASI Anda .
Kebanyakan bayi menyusui tidak akan terlalu terpengarus jika Anda makan makanan pedas . Bahkan , beberapa ahli percaya bahwa bayi menikmati beberapa variasi makanan. Tidak semua makanan bermasalah untuk semua bayi , sehingga tidak perlu untuk membatasi apa yang Anda akan makan. Namun jika bayi Anda tampak lebih mengandung gas atau pemarah setiap kali Anda makan makanan tertentu ( produk susu , misalnya), cobalah menghilangkan makanan tersebut untuk sementara waktu untuk melihat apakah dia lebih baik.
Masalah yang mungkin Anda hadapi
Beberapa wanita bisa memulai menyusui dengan mudah, menghadapi rintangan tanpa kekerasan fisik dan emosi. Tapi banyak ibu baru merasa sulit untuk belajar, Jika Anda merasa susah, anda mempunyai banyak teman. Itu sangat normal sering merasa kewalahan oleh tuntutan terus-menerus bayi Anda dan kelelahan karena kurang tidur. Dan Anda mungkin memiliki pertanyaan : Apakah bayi saya mendapatkan cukup ASI ? Haruskah puting saya harus sakit seperti ini? Berapa lama merawat bayi saya? Haruskah saya membangunkan dia jika dede jika tertidur waktu menyusui ?
Meskipun perempuan telah merawat bayi sudah lama, menyusui tidak selalu mudah . Banyak wanita menghadapi kesulitan sejak awal. Beberapa masalah menyusui yang paling umum yang mungkin Anda alami dalam enam minggu pertama meliputi:
Engorgement = ( payudara yang terlalu penuh dan tidak nyaman )
puting sakit
Mastitis = ( infeksi payudara )
Bicaralah dengan dokter atau bidan tentang masalah kesehatan yang mungkin akan mendapatkan di jalan dan pastinya keberhasilan dalam menyusui bayi Anda.

Comments

Popular posts from this blog

MENJADI IBU BAHAGIA ITU... GAMPANG-GAMPANG SUSAH

MENJADI IBU BAHAGIA ITU... GAMPANG-GAMPANG SUSAH
MENJADI IBU BAHAGIA ITU... GAMPANG-GAMPANG SUSAH. Bahagia itu pilihan, tergantung bagaimana kita bisa mengatur pola pikir dan perasaan kita. Kita enggak bisa mengatur mulut banyak orang, tapi kita bisa mengatur pola pikir dan perasaan kita agar kita bisa BAHAGIA.
Kalau saya pikir sih, iya juga. Efek terlalu mikirin apa kata orang dan enggak mau dinyinyirin itu yang terkadang menjadi beban pikiran dan ujung-ujungnyan saya jadi enggak bahagia. Padahal, apapun yang ada di dunia ini pasti bakalan dinyinyirin juga. Entah itu baik atau buruk, kita enggak bisa memuaskan apa kata banyak orang.

Dulu, iya tahun lalu mungkin tepatnya, saya masih saja jadi ibu yang baper dan terlalu mikirin kata  orang. Endingnya, saya jadi enggak bahagia sendiri, mau ngapain takut dinyinyirin, mudah emosi dan keluarga jadi imbasnya. Bahkan, saya sampai mengalami krisis kepercayaan pada orang-orang terdekat.
Tapi semua sudah lewat yah, semenjak pertengahan Januari lal…

MEMBUAT DRUM DENGAN KALENG SUSU BEKAS

MEMBUAT DRUM DENGAN KALENG SUSU BEKAS
MEMBUAT DRUM DENGAN KALENG SUSU BEKAS. Anaknya minum sufor? Banyak kaleng susu bekas? Kenapa enggak dimanfaatin saja buat bikin mainan?


Berawal dari kaleng susu bekas, bisa dibuat permainan loh. Kalau Arjuna itu, kaleng susu bekasnya suka banget buat mainan. Mulai dari disusun sampai setinggi-tingginya sampai dibikin drum.

Dan melihat Arjuna suka mukul-mukul kaleng susu bekasnya dengan ngasal, akhirnya sayapun punya ide, kenapa enggak dibikin drum saja? Alat pemukulnya sendoknya? So, kaleng dan sendoknya bakalan bermanfaat dari pada harus nganggur cantik di tempat sampah.


Oke, mari kita eksekusi, gimana sih caranya bikin drum dari kaleng susu bekas? Yang jelas sih gampang banget. Siapin ajah alat dan bahannya : kaleng susu bekas, sendok susu bekas, rafia, gunting dan solasi.
Cara bikin drum dari kaleng susu bekas : 1.Kumpulin kalengnya jadi satu 2.Lalu ikat dengan rafia (diikat supaya menjadi satu, biar enggak bececeran)

Cara bikin pemukul drum dari send…

DIY : MEMBUAT CELENGAN DARI KARDUS BEKAS

DIY : MEMBUAT CELENGAN DARI KARDUS BEKAS


DIY : MEMBUAT CELENGAN DARI KARDUS BEKAS. Akhir-akhir ini, mamah juna lagi rajin banget bikinin mainan sendiri buat Baby Juna. Yups, selain mencari irits, mamah juna juga mau belajar kreatif dan menstimulasi kecerdasan Baby Juna. Selain itu, juga mau mengalihkan perhatian Baby Juna dari tablet dan Thomas.
Baca : MorinagaChil Go, Bekal Masa Depan Untuk Generasi Platinum
Nah, setelah hari Minggu kemarin saya ngajakin Baby Juna mainan Fingger Paint dan Flubby Jelly, maka hari Kamis kemarin saya ngajakin Baby Juna main celengan. Kebetulan sayanya izin lantaran di rumah ada orang meninggal dan enggak ada yang momong Baby Juna.
Sebenarnya, Baby Juna sih sudah dari dulu sering main celeng-celengan. Kalau enggak salah semenjak usianya 17 bulanan. Kala itu sih karena kalau liat uang receh tahunya kerokan (secara saya kalau sakit harus dikerokin emak baru sembuh). Nah, dan kebetulan juga Baby Juna punya celengan. Makanya, saya alihkan ke celengan daripada k…