Skip to main content

TIPS UNTUK BALITA YANG BERMAIN GADGET

TIPS UNTUK BALITA YANG BERMAIN GADGET


TIPS UNTUK BALITA YANG BERMAIN GADGET. Saya adalah salah satu emak yang kebanyakan ekspektasi etapi beda jauh dengan realita. Secara, maunya lahiran normal tapi faktanya SC karena panggul saya sempit. Sudah ngeyel sama pak suami kalau Baby Juna entar harus ASI Eksklusif dan enggak boleh di dot tapi realitanya minuman yang pertama diminum Baby Juna malah sufor karena ASI baru keluar setelah 3 hari setelah Baby Juna lahir. Maunya ngasih Baby Juna MPASI Homemade malah faktanya saya ngasih Baby Juna MPASI Instan. Dannn... Ngeyel juga kalau Baby Juna entar boleh main gadget kalau usianya sudah 2 tahun lebih, sebelum 2 tahun kudu NO GADGET, tapi faktanya? Sebelum 2 tahun Baby Juna malah udah suka ngegame—meskipun game eduksi.


Lah, gimana bisa saya ngelarang Baby Juna main gadget kalau emaknya ajah ke mana-mana nenteng gadget? Ada waktu selo dikit langsung buka leptop, nemenin Baby Juna main ya sambil pegang smartphone dan cekrak-cekrek setiap kegiatan Baby Juna. Setiap sore Baby Juna juga ditelpon neneknya Cuma mau denger suara Baby Juna. Kayak gitu, masih mau bilang no gadget?


Saya menyerah. Sejak kecil Baby Juna sudah terbiasa dengan gadget meskipun sebatas menermia telpon. Ya teriak-teriak gitu kan, yaaa... Selain itu Baby Juna juga sudah terbiasa dengan kamera smartphone.


Saya enggak bisa munafik, faktanya Baby Juna itu bisa diem kalau sudah megang gadget. Ya, Baby Juna itu anak yang aktif, saya bahkan sering kuwalahan kalau mengawasinya. Makanya, kalau saya capek atau banyak kerjaan rumah, ya sudah saya kasih gadget.


Karena Baby Juna sudah terbias main gadget, tentunya saya juga punya tips dong agar Baby Juna enggak kecanduan gadget apalagi salah menggunakan gadgetnya. Tips ala saya adalah sebagai berikut :
1.    Batasi waktu
Meskipun Baby Juna suka main gadget, tapi saya enggak terus menerus membiarkan Baby Juna main gadget. Biasanya sih kalau saya capek nemenin dia main, atau kalau jelang Baby Juna tidur. Ya, pokoknya main gdgetnya kalau emaknya capek atau sibuklah.

2.    Gadget tanpa internet
Gadget yang dibuat mainan Baby Juna itu tidak tersambung internet. Saya sengaja tidak menyisipkan SIM CARD. Jadi, isinya Cuma game-game edukasi, lagu-lagu anak, do’a-do’a anak atau video kartun kesukaan Baby Juna atau kalau tidak main piano di gadget.

3.    Main game edukasi
Meskipun bisa ngegame, tapi game yang dimainkan Baby Juna adalah game edukasi. Jadi ngegame sambil belajar. Seperti marbel, game Petualangan Boci, puzzle. Dan karena game itu, di usia Baby Juna yang belum genap 2 tahun, Baby Juna sedikit demi sedikit sudah mudheng warna, alfabet dan bermain puzzle.


Ketiga tips itu adalah yang saya terapkan untuk Baby Juna. Okelah main gadget, tapi main yang aman dan mengedukasi. 

Comments

  1. suka dibatasi waktunya tp suka gak bisa nahan kalo anak ngemis2 pengen main gadget.hiks harus belajar tega pokonya!

    ReplyDelete
  2. Gadget ini emang dilema yaa, bisa bikin anak makin terasah kemampuannya, tapi kalo terbiasa, anak2 bisa kecanduan ��

    ReplyDelete
  3. Wuih, adenya lucu... sekarang memang gadget tidak lepas jd mainan anak2, tetapi harus tetap dibatasi durasinya

    ReplyDelete
  4. kalau kmrn pas konsul ke psikolog, maksimal main gadget nya 60 menit per hari

    ReplyDelete
  5. Aduh mba, sekarang ini balita suka pegang hape baru bisa diam. Ada juga yang hobi main you tube, kayak keponakanku.

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

DIY : MEMBUAT CELENGAN DARI KARDUS BEKAS

DIY : MEMBUAT CELENGAN DARI KARDUS BEKAS


DIY : MEMBUAT CELENGAN DARI KARDUS BEKAS. Akhir-akhir ini, mamah juna lagi rajin banget bikinin mainan sendiri buat Baby Juna. Yups, selain mencari irits, mamah juna juga mau belajar kreatif dan menstimulasi kecerdasan Baby Juna. Selain itu, juga mau mengalihkan perhatian Baby Juna dari tablet dan Thomas.
Baca : MorinagaChil Go, Bekal Masa Depan Untuk Generasi Platinum
Nah, setelah hari Minggu kemarin saya ngajakin Baby Juna mainan Fingger Paint dan Flubby Jelly, maka hari Kamis kemarin saya ngajakin Baby Juna main celengan. Kebetulan sayanya izin lantaran di rumah ada orang meninggal dan enggak ada yang momong Baby Juna.
Sebenarnya, Baby Juna sih sudah dari dulu sering main celeng-celengan. Kalau enggak salah semenjak usianya 17 bulanan. Kala itu sih karena kalau liat uang receh tahunya kerokan (secara saya kalau sakit harus dikerokin emak baru sembuh). Nah, dan kebetulan juga Baby Juna punya celengan. Makanya, saya alihkan ke celengan daripada k…

MEMBUAT DRUM DENGAN KALENG SUSU BEKAS

MEMBUAT DRUM DENGAN KALENG SUSU BEKAS
MEMBUAT DRUM DENGAN KALENG SUSU BEKAS. Anaknya minum sufor? Banyak kaleng susu bekas? Kenapa enggak dimanfaatin saja buat bikin mainan?


Berawal dari kaleng susu bekas, bisa dibuat permainan loh. Kalau Arjuna itu, kaleng susu bekasnya suka banget buat mainan. Mulai dari disusun sampai setinggi-tingginya sampai dibikin drum.

Dan melihat Arjuna suka mukul-mukul kaleng susu bekasnya dengan ngasal, akhirnya sayapun punya ide, kenapa enggak dibikin drum saja? Alat pemukulnya sendoknya? So, kaleng dan sendoknya bakalan bermanfaat dari pada harus nganggur cantik di tempat sampah.


Oke, mari kita eksekusi, gimana sih caranya bikin drum dari kaleng susu bekas? Yang jelas sih gampang banget. Siapin ajah alat dan bahannya : kaleng susu bekas, sendok susu bekas, rafia, gunting dan solasi.
Cara bikin drum dari kaleng susu bekas : 1.Kumpulin kalengnya jadi satu 2.Lalu ikat dengan rafia (diikat supaya menjadi satu, biar enggak bececeran)

Cara bikin pemukul drum dari send…

STOP MEMBANDINGKAN! SETIAP ANAK MEMILIKI KEMAMPUAN YANG BERBEDA

STOP MEMBANDINGKAN! SETIAP ANAK MEMILIKI KEMAMPUAN YANG BERBEDA
STOP MEMBANDINGKAN! SETIAP ANAK MEMILIKI KEMAMPUAN YANG BERBEDA. Pernah ngalamin enggak, anaknya dibanding-bandingkan sama anak tetangga atau anak saudara? Saya mah sering, dan jujur sich ada yang bikin saya baper. Wkwkwk...*emaknya Juna emang gampang baper. LOL
Sebenarnya saya sich enggak suka kalau dibanding-bandingin gitu. Wong saya juga anti banget kalau sudah dibandingin, makanya enggak mau juga kalau Arjuna dibandingin. Karena buat saya, kemampuan setiap anak itu berbeda, dan setiap anak terlahir dengan keunikannya sendiri-sendiri. Jangankan sama anak orang lain yang beda orang tua, beda pola asuh, terkadang sama adek kakak bahkan saudara kembar yang orang tuanya sama, pola asuhnya sama ajah berbeda, jadi... SAY NO TO NGEBANDINGIN, yah?!

Sebelum saya mau cuit-cuit lebih lanjut nih, saya mau cerita dulu soal Arjuna yang pernah dibanding-bandingin.
Arjuna pernah dibanding-bandingin sama kakak sepupunya yang usia selisih …