Cerita Mama dan ARJUNA

Wednesday, 23 November 2016

Belajar Memilih Gendongan Bayi yang Aman dan Nyaman



[SPONSORED POST]

Senang sekali rasanya jika buah hati mulai beranjak besar dan sudah bisa diajak menemani aktivitas kita sehari-hari. Agar lebih mudah mengajak si kecil bepergian, maka gendongan bayi harus menjadi salah satu perlengkapan wajib yang harus ada. Kini ada banyak sekali jenis gendongan bayi yang dijual di pasaran. Sehingga kita harus lebih teliti memilih gendongan bayi yang aman dan nyaman.


Agar tidak keliru memilih gendongan bayi, yuk belajar mencermati kriteria gendongan bayi yang tepat untuk kita dan si kecil :


Gendongan yang Terbuat dari Selendang

Gendongan bayi yang terdiri dari sehelai selendang hingga kini masih banyak digunakan kaum ibu. Jenis gendongan yang satu ini tergolong nyaman untuk bayi baru lahir hingga usianya mencapai 2 tahun. Kita patut memilih kain yang teksturnya tebal namun lembut untuk menggendong bayi. Sehingga bayi akan tetap aman ketika digendong dengan helaian selendang tersebut. Sampai saat ini, saya masih menggunakan gendongan jenis ini.

Model Gendongan Berbentuk Ransel

Model gendongan berbentuk ransel ini sangat nyaman dan mudah dibawa ke mana-mana. Bayi bisa digendong di bagian belakang atau depan tubuh kita. Hal ini membuat bayi bebas bereksplorasi dengan lingkungan sekitarnya. Namun sebaiknya jenis gendongan yang satu ini tidak digunakan untuk bayi baru lahir. Hanya bayi yang sudah bisa duduk sampai bayi usia 2 tahun yang cocok menggunakan gendongan ransel. Kalau ke mana-mana, saya sering memakai gendongan bayi jenis ini.


Agar tidak membebani pundak kita, maka gendongan berbentuk ransel harus memiliki tali yang berukuran lebar. Tujuannya agar beban berat badan bayi tersebar secara merata pada seluruh bagian pundak kita. Maka kita pun tidak akan mudah merasa lelah akibat menggendong bayi terlalu lama.

Memilih Warna Gendongan Bayi yang Tepat

Memilih warna gendongan bayi bukan sekadar harus menyesuaikan dengan selera kita. Lebih dari itu, gendongan bayi sebaiknya terdiri dari warna gelap agar tidak mudah kotor. Noda yang berasal dari makanan, minuman, atau kotoran bayi pun bisa dibersihkan dengan mudah pada gendongan bayi berwarna gelap.



Kalau ingin berburu gendongan bayi dan kebutuhan lainnya, kini kita bisa berbelanja di toko perlengkapan bayi online. Ada MatahariMall yang sudah menyiapkan koleksi perlengkapan bergaya modern. Jangan lupa mengunjungi toko online yang satu ini agar kita senantiasa hemat dan bisa memenuhi kebutuhan bayi secara praktis.
Share:

17 comments:

  1. Witriiii ko bisa sih langsing mungil gituuu huhuhu. Gendongan aku suka model ransel :)

    ReplyDelete
  2. Kalo aku sukanya model ransel biar suami bisa ikut make...hihihi

    ReplyDelete
  3. Setujuuuu mbak ges mamajunaaa ko bisa cuilik ngunuuu... Aku ko masi setia dengan gendongan jarik ya ahahaha

    ReplyDelete
  4. Aku dulu paling jarang pake gendongan
    Ngandelin stroller hehehe

    ReplyDelete
  5. Selalu suka dengan model gendongan depan gini .. bikin aman si dd ya mbaa

    ReplyDelete
  6. wah model gendongan bayi sekarang makin keren aja ya

    ReplyDelete
  7. Duh strong juga ya mbk dirimu gendong baby Juna.untung ada beragam pilihan gendongan yg dirasa nyaman saat ini😉

    ReplyDelete
  8. Dari pertama kali punya anak, saya gak bisa pake gendongan selendang, selalu pake yang instan hihihi

    ReplyDelete
  9. jaman sekarang mah gendongannya keren2 kalo jaman dulu cuma jarit aja hahaha

    ReplyDelete
  10. Aku sukaaa semua gendongan.
    Tergantung mood anak.

    Kalau pake wrap, enak banget pas jalan-jalan.
    Tp rempong nyopotnya, jadi beralih ke ransel.

    Setelah gede, pake gendongan tangan.
    Alias ga pake apa-apa.
    Haaha...

    ReplyDelete
  11. Mba, perhatikan jg faktor ergonomis supaya tidak mengganggu pertylumbuhan tulang bayi.

    Yg bagus bukan cuna strap di pinggang utk penyebaran beban agar gk memberatkan pundak, tetapi juga posisi bayi saat digendong. Piluh gendongan yang bagian dudukannya m3mbuat posisi bayi jd seperti duduk di kursi. Di mana lutut tertekuk dan paha disangga gendongan. Jd yg kegantung kakinya sebatas lutut sampai telapak kaki. Bukan dr pangkal paha yg digantung.

    Maaf panjang, tp ini penting diketahui demi anak kita. Boleh googling posisi ergonomis untuk gendongan bayi

    ReplyDelete
  12. Saya dikasih hadiah gendongan bayi seperti salah satu gamvar, cuma sampai anak besar, tidak saya pakai
    ibu saya menyarankan lebih baik tidak pakai, karena buat kami orang kampung, ada kepercayaan nanti tumbuh si anak, termasuk berjalannya akan "terganggu"
    mungkin karena orang awam ya, jadi masih bayi sudah duduk dengan tumpuan yang belum sepenuhnya bisa diakukan bayi, itu bisa ganggu posisi tulang anak

    Tapi pilihan sih ada di tangan masing-masing ya Mbak :) yang penting anak tetap sehat dan ortunya :)

    ReplyDelete
  13. Model hanaroo kayaknya nyaman jg, dua anak sebelumnya kayak ransel. Next mau nyoba yg hanaroo, ceki2 matahari mall ah

    ReplyDelete
  14. saya paling ga bisa pakai gendongan yang pertama mba wit. Padahal udah mau anak 3 ya. bahkan gendongan samping instan pun masih ga mantap pasangnya. Kalau udah ransel atau monyet baru deh bisa,

    ReplyDelete
  15. dulu gendongan jadi teman sehari2 karena Raya ngga mau pake stroller, gendongan bentuk ransel jadi andalan, dan setelah agak gedean pake yg ada dudukannya biar ngga susah.. :)

    ReplyDelete

Follow by Email

Total Pageviews

IBX582E4C1C7C1F7

Popular Posts

Blog Archive