Skip to main content

STAEDTLER PENSIL TERBAIK UNTUK ANAK

STAEDTLER PENSIL TERBAIK UNTUK ANAK

STAEDTLER PENSIL TERBAIK UNTUK ANAK. Meskipun baru berusia 2 tahun, namun tidak ada salahnya memperkenalkan buku dan alat tulis ke anak. Saya mengenalkan buku dan alat tulis seperti pensil berwarna atau crayon semenjak usia Arjuna belum genap 2 tahun. Etapi, untuk crayon ini sedikit berbahaya, teksturnya yang lembek seperti lipstick menjadi godaan tersendiri buat Arjuna. Secara, setiap pagi Arjuna sering sekali melihat saya berdandan. 


Sebagai alternatif, saya lebih suka pensil warna untuk memperkenalkan alat tulis ke Arjuna. Tentunya, sekalian mengenalkan warna. Dan menurut saya, pensil warna ini lebih aman dan tidak mengotori tangan. Jadi, kreativitas anak di dunia tulis menulis tetap terasah tapi tetap menjaga kebersihan.

Lantas, merk pensil warna apa yang akhirnya saya pilih untuk Arjuna?

Sebagai seorang ibu, tentunya saya tidak sembarangan dong membelikan pensil warna untuk Arjuna. Staedtleradalah pensil pilihan saya untuk Arjuna. Kenapa? Karena Staedtleradalah pensil terbaik untuk anak.

Di pasaran memang banyak beredar pensil warna. Etapi pensil warna StaedtlerLUNA adalah pilihan saya. Pensil warna keluaran dari Staedtler ini ternyata ada beberapa pilihannya loh, antara lain :

1. Pensil warna watercoloured memiliki efek cat air, kualitas yang berstandar internasional, warna lebih cerah dan alami, dan arsiran warna lebih pekat, aman digunakan oleh anak-anak. Pensil Staedtler LUNA watercoloured terdiri dari berbagai pilihan jumlah warna yaitu 48, 36, 24, 12, dan 12 pendek. Tak hanya itu, Staedtler LUNA watercoloured juga tersedia dalam bentuk dueto dengan 12 pensil terdiri dari 24 warna. 


Sebelumnya, pensil warna watercoloured Staedtler LUNA memiliki ciri unik dengan dilapisi ABS (Anti Break System). ABS ini berguna supaya pensil tak mudah patah. Tetapi kemudian karena teknologi yang terbarukan, Staedtler mengkombinasikan bahan pensil warna dengan formula ABS sehingga pensil lebih kuat dan tak mudah patah. 

Jenis pensil warna ini yang saya pilih untuk Arjuna.  Saya suka karena warnanya yang pekat tapi aman untuk anak-anak. dan ABSnya itu loh, yang membuat pensil lebih kuat dan tak mudah patah. soalnya pernah kejadian, saya asal beli pensil warna untuk Arjuna, tapi sayangnya tidak kuat dan mudah patah, alhasil, anakpun jadi gemas sendiri.

2. Pensil Warna Coloured berbeda dengan watercoloured. Pensil warna ini diperuntukan untuk anak yang baru belajar mewarnai. Tak hanya itu, coloured pencil dari Staedtler LUNA juga tak mudah patah, memiliki mata pensil yang empuk dan mudah dipakai, serta banyak pilihan warnanya. 



3. Staedtler Luna Triangular coloured dan watercoloured. Kelebihan pensil warna triangular adalah berbentuk segitiga. Dengan begitu, anak akan lebih nyaman mewarnai dan tangan tak akan mudah lelah. Bentuknya yang ergonomis, membuat Staedtler LUNA triangular pas ditangan dan nyaman digunakan. 




Kenapa Staedtler?

Staedtler di Indonesia didistribusikan kepada PT ASABA yang sejak lama telah mengembangkan penyediaan alat tulis seperti stationary, Copier dan Solusi Dokumen, Manajemen Data & Keamanan Kantor, Perlengkapan Komputer, Digital Printing, Survey Systems, dan lain-lain.

Untuk mendukung pertumbuhan bisnis, PT ASABA telah mengembangkan efisien dan sukses penjualan dan kantor distribusi di kota-kota besar di Indonesia: Jakarta (Head Quarter), Medan, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya dan Balikpapan. PT ASABA juga memiliki subdistributor yang luas dan jaringan reseller di kota-kota lain di seluruh Indonesia.


Melihat perkembangan Staedtler di Indonesia, Staedtler sudah berpengalaman dibidangnya. 

Sementara alasan lain kenapa saya memilih Staedtler adalah :
1. pensil ini pensil terbaik untuk anak
2. pensil warna bagus untuk anak
3. ada beberapa pilihannya
4. mempunyai warna yang pekat
5. aman untuk anak
6. pensilnya kuat dan tidak mudah patah

Sejarah Staedtler...

Pensil dibuat pertama kali di dunia pada tahun 1662 oleh FRIEDERICH STAEDTLER. Dan pada tahun 1683, FRIEDERICH STAEDTLER dinobatkan sebagai PEMBUAT PENSIL PERTAMA KALI DI DUNIA. Setelah terjadinya Revolusi Industri, generasi ke-3 keluarga STAEDTLER, yaitu JOHAN SEBASTIAN STAEDTLER meneruskan usaha nenek moyangnya (Friederich Staedtler) dengan mendirikan Pabrik Pensil Pertama di Dunia yang terletak di Kota Nuernberg – Germany pada tahun 1835, sekaligus juga ditandai dengan pembuatan pensil warna pertama kali di dunia pada tahun 1834. Pabrik Pensil yang ia beri nama J.S. STAEDTLER. 

JS Staedtler sudah diwakili di Pameran Dunia di New York pada tahun 1835. Dari tahun 1840, JS Staedtler berpartisipasi pada setiap pameran besar, Dia pun dengan bangga memamerkan produk-produknya yang selalu inovatif. 

JS Staedtler mendapatkan penghargaan atas kinerja dan kualitas pensil yang luar biasa, ia dibedakan dengan penghargaan dan medali kehormatan di Nuremberg, London dan Paris. 
Pada tahun 1866, penjualan STAEDTLER semakin meluas ke beberapa Negara besar, termasuk Austria, Prancis, Inggris, Italia, Rusia, Amerika dan Timur. 

Pada 1870, STAEDTLER memiliki tenaga kerja dari 54 karyawan manufaktur lebih dari 2 juta pensil yang dihasilkan di seluruh dunia. 

Pada tahun 1988, kantor pusat perusahaan dipindahkan dari distrik Nuremberg St Johannis ke situs baru di pinggiran utara kota. 

Daerahnya yang nyaman melintasi jalan tol dengan akses yang mudah, merupakan faktor ideal untuk mengamankan pengembangan lebih lanjut dari perusahaan. 

Akibatnya, sebuah kompleks bangunan baru yang modern didirikan di situs 47,000 m2 di Nuremberg-Neunhof di total investasi sekitar 130 juta DM. 

Ternyata Staedtler sudah ada sejak lama dan sudah dikenal dunia sedri dulu. So, bukan alasan kan untuk tidak memilih staedtler sebagai pensil terbaik untuk ana.

Pensil terbaik untuk anak? Ya Staedtler dong...



Comments

  1. anakku juga pake, aku dulu sekolah juga pake penanya...tylisan jadi bagus

    ReplyDelete
  2. Pensil warna kebanggaan pas SD dulu, hehe

    ReplyDelete
  3. Anak saya juga pake staedtler ini di rumah mba, awet pakenya :)

    ReplyDelete
  4. klo pinsil warna memang bagus nya pake stadler mbak...jaminan mutu..tapi kalau mewarnai anakku sukanya pake krayon

    ReplyDelete
  5. kenapa anakku nggak pernah awet utuh ya kalau punya pensil warna? selaluu ngilang hehehehe. tapi kalau merk ini emang paling juara.

    ReplyDelete
  6. Sama Fahmi putra kami juga meski belum sekolah sudah belajar menggambar dan menulis. Kebetulan saat ada kampanye susu, diberi perangkat belajar, dan crayon sama pensil gambarnya juga merek terkenal ini.

    Cuma kalo di kami, masalahnya setiap meraut agak runcing sedikit, suka gampang patah. Maklum mungkin anak menekannya terlalu keras, hehehe...

    ReplyDelete
  7. Huaaa LUNA aku dulu sampe nangis-nangis rebutan pensil warna ini sama kakakku, Mbak :)) Uda lama banget ya staedtler ini di Indonesia ...

    ReplyDelete
  8. Anak saya hoby makan pinsil warna takut kenapa2 mangkanya saya bener2 pemilih dlm membeli pinsil warna, terutama saya perhatikan kandungannya

    ReplyDelete
  9. Staedler ini legendaris bgt ya memang..dulu sih taunya cm pensil Hb aja..skrg udh variatif bgt ya mba

    ReplyDelete
  10. Ini udah jadi merk pensil legendaris dari jaman aku kecil sampe skrg udah punya anak klo beli pensil mesti staedtler

    ReplyDelete
  11. Steadler ngga mudah patah, hitamnya juga kereng...

    ReplyDelete
  12. Staedler merupaknan ala t tulis yang saya gunakan ketika masih besekolah. Dan sekarang dipakai oleh anak-anak saya ^_^

    ReplyDelete
  13. Ini pensil warna kesayangan anakku nih mba :)

    ReplyDelete
  14. jaman sekolah dulu aku juga pakai ini...sekarang ponakan-ponakan di sekolah juga pakai ini untuk menggambar

    ReplyDelete
  15. Luna ini pensil warnakuku dari zaman SD loh, sekarang masih ada ternyata.

    ReplyDelete
  16. Aku juga pakai staedtler di rumah mulai pensil, penghapus, pensil warna mpe spidol hehe

    ReplyDelete
  17. Dari jaman aku masih bocah juga sering banget sih pakai pensil - pensilnya staedler. Mulai dari pensil biasa sampai pensil warna. Soalnya nggak gampang patah jadi awet

    ReplyDelete
  18. Same sekarang juga meawarnaiku pake ini, Mbak.
    Enak bisa dikuasin hehee

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

MENJADI IBU BAHAGIA ITU... GAMPANG-GAMPANG SUSAH

MENJADI IBU BAHAGIA ITU... GAMPANG-GAMPANG SUSAH
MENJADI IBU BAHAGIA ITU... GAMPANG-GAMPANG SUSAH. Bahagia itu pilihan, tergantung bagaimana kita bisa mengatur pola pikir dan perasaan kita. Kita enggak bisa mengatur mulut banyak orang, tapi kita bisa mengatur pola pikir dan perasaan kita agar kita bisa BAHAGIA.
Kalau saya pikir sih, iya juga. Efek terlalu mikirin apa kata orang dan enggak mau dinyinyirin itu yang terkadang menjadi beban pikiran dan ujung-ujungnyan saya jadi enggak bahagia. Padahal, apapun yang ada di dunia ini pasti bakalan dinyinyirin juga. Entah itu baik atau buruk, kita enggak bisa memuaskan apa kata banyak orang.

Dulu, iya tahun lalu mungkin tepatnya, saya masih saja jadi ibu yang baper dan terlalu mikirin kata  orang. Endingnya, saya jadi enggak bahagia sendiri, mau ngapain takut dinyinyirin, mudah emosi dan keluarga jadi imbasnya. Bahkan, saya sampai mengalami krisis kepercayaan pada orang-orang terdekat.
Tapi semua sudah lewat yah, semenjak pertengahan Januari lal…

MEMBUAT DRUM DENGAN KALENG SUSU BEKAS

MEMBUAT DRUM DENGAN KALENG SUSU BEKAS
MEMBUAT DRUM DENGAN KALENG SUSU BEKAS. Anaknya minum sufor? Banyak kaleng susu bekas? Kenapa enggak dimanfaatin saja buat bikin mainan?


Berawal dari kaleng susu bekas, bisa dibuat permainan loh. Kalau Arjuna itu, kaleng susu bekasnya suka banget buat mainan. Mulai dari disusun sampai setinggi-tingginya sampai dibikin drum.

Dan melihat Arjuna suka mukul-mukul kaleng susu bekasnya dengan ngasal, akhirnya sayapun punya ide, kenapa enggak dibikin drum saja? Alat pemukulnya sendoknya? So, kaleng dan sendoknya bakalan bermanfaat dari pada harus nganggur cantik di tempat sampah.


Oke, mari kita eksekusi, gimana sih caranya bikin drum dari kaleng susu bekas? Yang jelas sih gampang banget. Siapin ajah alat dan bahannya : kaleng susu bekas, sendok susu bekas, rafia, gunting dan solasi.
Cara bikin drum dari kaleng susu bekas : 1.Kumpulin kalengnya jadi satu 2.Lalu ikat dengan rafia (diikat supaya menjadi satu, biar enggak bececeran)

Cara bikin pemukul drum dari send…

DIY : MEMBUAT CELENGAN DARI KARDUS BEKAS

DIY : MEMBUAT CELENGAN DARI KARDUS BEKAS


DIY : MEMBUAT CELENGAN DARI KARDUS BEKAS. Akhir-akhir ini, mamah juna lagi rajin banget bikinin mainan sendiri buat Baby Juna. Yups, selain mencari irits, mamah juna juga mau belajar kreatif dan menstimulasi kecerdasan Baby Juna. Selain itu, juga mau mengalihkan perhatian Baby Juna dari tablet dan Thomas.
Baca : MorinagaChil Go, Bekal Masa Depan Untuk Generasi Platinum
Nah, setelah hari Minggu kemarin saya ngajakin Baby Juna mainan Fingger Paint dan Flubby Jelly, maka hari Kamis kemarin saya ngajakin Baby Juna main celengan. Kebetulan sayanya izin lantaran di rumah ada orang meninggal dan enggak ada yang momong Baby Juna.
Sebenarnya, Baby Juna sih sudah dari dulu sering main celeng-celengan. Kalau enggak salah semenjak usianya 17 bulanan. Kala itu sih karena kalau liat uang receh tahunya kerokan (secara saya kalau sakit harus dikerokin emak baru sembuh). Nah, dan kebetulan juga Baby Juna punya celengan. Makanya, saya alihkan ke celengan daripada k…