Skip to main content

5 Tips Mudah Memilih Kloset yang Tepat


5 Tips Mudah Memilih Kloset yang Tepat

Untuk menciptakan koleksi kamar mandi modern, tentu yang perlu Mama perhatikan adalah detail dari perabot di dalamnya. Salah satu yang wajib diperhatikan ialah kloset.

Untuk menciptakan kamar mandi modern tentu kloset harus yang memiliki desain sederhana namun elegan. Apalagi untuk Mama yang ingin menciptakan toilet kering terbaru. Mencari kloset yang tepat pun menjadi pekerjaan tersendiri bagi Mama.


Ada beberapa tips yang bisa Mama lakukan sebelum membeli kloset yang tepat. Apa saja? Simak yuk di bawah ini.

Menyesuaikan ukurannya
Jika kamar mandi Mama berukuran mungil, pilih kloset duduk yang sesuai dengan ukurannya. Jangan yang terlalu besar karena akan membuat ruangan semakin sempit. Pilih merek kloset yang sudah terjamin kualitasnya. Kloset yang berkualitas cenderung mampu menahan berat, ketahanannya lama, dan juga mudah dibersihkan.

Perhatikan warna yang dominan di kamar mandi Mama
Ada banyak warna kloset yang beredar di pasaran. Namun warna yang selalu disarankan ialah putih. Hal ini terkait dengan warna putih yang memberikan efek bersih dan segar. Beda dengan warna merah tua atau hijau tua yang akan memberi efek kusam dan kotor. Jangan lupa untuk rajin membersihkannya agar keramik kloset tetap bersih dan mengilap. Bagian yang paling sering menjadi perhatian ketika dibersihkan ialah bagian bawah yang menempel dengan lantai, leher, dan dudukan kloset.

Kuantitas air
Untuk menghemat penggunaan air, ada beberapa kloset yang mempunyai dua jenis pembilasan, yaitu 6 liter dan 4 liter. Pilihlah kloset jenis ini agar Mama bisa menghemat air sesuai dengan kebutuhan.

Gunakan spons ketika membersihkan
Lapisan keramik pada kloset cenderung licin dan lebih halus dibanding dengan keramik pada lantai. Jadi bisa dibersihkan dengan spons. Beberapa merk keramik kloset tidak menyarankan Mama menggunakan bahan yang kasar dan tajam seperti sikat untuk mencegah bagian keramik yang tergores.

Perhatikan kebersihan kloset bekas
Mama tertarik untuk membeli kloset bekas? Pastikan kloset tersebut sudah dibersihkan dengan cairan disinfektan, warna keramik yang masih cerah, serta tidak adanya kebocoran.

Comments

  1. wah terimakasih ya tipsnya. pas waktunya ganti kloset nih hihihi...

    ReplyDelete
  2. Kloset di rumah gua kayaknya asal-asalan aja, kayak hidup gua yang cenderung asal-asalan, tapi trims untuk tips nya hehe

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

DIY : MEMBUAT CELENGAN DARI KARDUS BEKAS

DIY : MEMBUAT CELENGAN DARI KARDUS BEKAS


DIY : MEMBUAT CELENGAN DARI KARDUS BEKAS. Akhir-akhir ini, mamah juna lagi rajin banget bikinin mainan sendiri buat Baby Juna. Yups, selain mencari irits, mamah juna juga mau belajar kreatif dan menstimulasi kecerdasan Baby Juna. Selain itu, juga mau mengalihkan perhatian Baby Juna dari tablet dan Thomas.
Baca : MorinagaChil Go, Bekal Masa Depan Untuk Generasi Platinum
Nah, setelah hari Minggu kemarin saya ngajakin Baby Juna mainan Fingger Paint dan Flubby Jelly, maka hari Kamis kemarin saya ngajakin Baby Juna main celengan. Kebetulan sayanya izin lantaran di rumah ada orang meninggal dan enggak ada yang momong Baby Juna.
Sebenarnya, Baby Juna sih sudah dari dulu sering main celeng-celengan. Kalau enggak salah semenjak usianya 17 bulanan. Kala itu sih karena kalau liat uang receh tahunya kerokan (secara saya kalau sakit harus dikerokin emak baru sembuh). Nah, dan kebetulan juga Baby Juna punya celengan. Makanya, saya alihkan ke celengan daripada k…

MEMBUAT DRUM DENGAN KALENG SUSU BEKAS

MEMBUAT DRUM DENGAN KALENG SUSU BEKAS
MEMBUAT DRUM DENGAN KALENG SUSU BEKAS. Anaknya minum sufor? Banyak kaleng susu bekas? Kenapa enggak dimanfaatin saja buat bikin mainan?


Berawal dari kaleng susu bekas, bisa dibuat permainan loh. Kalau Arjuna itu, kaleng susu bekasnya suka banget buat mainan. Mulai dari disusun sampai setinggi-tingginya sampai dibikin drum.

Dan melihat Arjuna suka mukul-mukul kaleng susu bekasnya dengan ngasal, akhirnya sayapun punya ide, kenapa enggak dibikin drum saja? Alat pemukulnya sendoknya? So, kaleng dan sendoknya bakalan bermanfaat dari pada harus nganggur cantik di tempat sampah.


Oke, mari kita eksekusi, gimana sih caranya bikin drum dari kaleng susu bekas? Yang jelas sih gampang banget. Siapin ajah alat dan bahannya : kaleng susu bekas, sendok susu bekas, rafia, gunting dan solasi.
Cara bikin drum dari kaleng susu bekas : 1.Kumpulin kalengnya jadi satu 2.Lalu ikat dengan rafia (diikat supaya menjadi satu, biar enggak bececeran)

Cara bikin pemukul drum dari send…

STOP MEMBANDINGKAN! SETIAP ANAK MEMILIKI KEMAMPUAN YANG BERBEDA

STOP MEMBANDINGKAN! SETIAP ANAK MEMILIKI KEMAMPUAN YANG BERBEDA
STOP MEMBANDINGKAN! SETIAP ANAK MEMILIKI KEMAMPUAN YANG BERBEDA. Pernah ngalamin enggak, anaknya dibanding-bandingkan sama anak tetangga atau anak saudara? Saya mah sering, dan jujur sich ada yang bikin saya baper. Wkwkwk...*emaknya Juna emang gampang baper. LOL
Sebenarnya saya sich enggak suka kalau dibanding-bandingin gitu. Wong saya juga anti banget kalau sudah dibandingin, makanya enggak mau juga kalau Arjuna dibandingin. Karena buat saya, kemampuan setiap anak itu berbeda, dan setiap anak terlahir dengan keunikannya sendiri-sendiri. Jangankan sama anak orang lain yang beda orang tua, beda pola asuh, terkadang sama adek kakak bahkan saudara kembar yang orang tuanya sama, pola asuhnya sama ajah berbeda, jadi... SAY NO TO NGEBANDINGIN, yah?!

Sebelum saya mau cuit-cuit lebih lanjut nih, saya mau cerita dulu soal Arjuna yang pernah dibanding-bandingin.
Arjuna pernah dibanding-bandingin sama kakak sepupunya yang usia selisih …