Skip to main content

CELOTEH ARJUNA 4



CELOTEH ARJUNA 4

Yeay, akhirnya... Mamah kembali mengabadikan celotehnya Arjuna. Jangan bosan ya Moms buat mampir. Hehhe... Siapa tahu malah mau saling berbagi cerita tentang celoteh anaknya, ponakannya, ataupun anak tetangganya. Heheh...


Celoteh Arjuna yang ke 3 kemarin sih anaknya udah bikin gemes gitu. Yang ke 4 ini, juga tambah bikin gemes. Dia mah alesyan mulu dan kadang kalau ngomong sok-sokan ala Ingris. #Duhhh Kayak ngomong tirex ajah pakai tyrexs, atau ngomong dinosaurus, dinoso.

Alesyannya Juna sekarang sudah bukan bilang kenyang kalau diajak makan atau bilang sakit kalau diajak mandi. Etapi... dia sudah mulai mudheng kepalaku sakit, atau nyebut nama brand.



Celoteh 1
Usaha Mamah buat misahin Juna sama dotnya itu adalah membelikannya susu UHT. Biasanya aku beliin Ultra Milk yang 1 liter itu. Maksud hati sih dia biar mau minum pakai gelas kayak Mbaknya, tapi ternyata teuteup... mik cu itu di botol.



Juna : Mamah, mik cu.
Mamah : Cucu apa?
Juna : Cucu molinaga, aku enggak mau utamil, huek, enggak enak!

Masa iya? Mungkin dia bosen. Haha...

Soal Juna tahu nama brand ini sebenarnya akibat nonton tivi. Hahaha

Celoteh 2
Lagi nonton tivi, biasa kan ya ada iklan.

“Mamah, aku mau tototans (coco crunch)”

Dibeliin ke warung dekat rumah. Ada sih Coco crunch ala-ala, bungkusnya warna hijau.

“Ini bukan tototans. Aku enggak mau, ndak enak!”

#$%^&*&^%$#

Lain hari...

“Mamah, aku mau makist senwich...”

Pokoknya, apa yang dilihatnya di tivi itu maunya dibeli. Biasaya sih makanan. Tapi beda lagi ceritanya kalau nonton youtube, dia maunya beli mainan. Sekarang sih lagi tergila-gila sama dinosaurus.


Celoteh 3
Masih soal susu, aku kembali beliin dia susu UHT yang 100 ml itu. Jadi sekali minum. Susu Milo, Dancow, Ultra Mimi. Dia sukanya rasa cokelat. Sehari pernah minum 5 kotak. Alhasil... dia diare. Mungkin karena rasa cokelat kali ya, soalnya yang ultra milk putih dianya juga enggak apa-apa sih.

Juna : Mah, Juna mik cu molinaga.
Mamah : Dancow ajah, ya?
Juna : Enggak mau, pelutnya ntal cakit.

@#$%^&^%$#

Celoteh 4
Juna tuh biasanya takut sama yang namanya gludug. Tapi kemarin bilang ke Uti :
“Enggak apa-apa, itu bukan gudug. Itu suara balon meletus.”

Terus siangnya bilang ke Mamah :
“Itu bukan gudug, Mah. Itu suara pesawat terbang.”

@#$%&^%$#@

Celoteh 5
Juna kalau diajak berkomunikasi sudah nyambung. Misal aku suruh, dia jawab : “Baiklah...” tapi kalau tidak mau ya jawab : “Enggak mau!”

Juna sudah punya mau, sudah tahu maunya apa dan sudah bisa mengungkapkannya.

Celoteh-celotehnya Juna itu sepele banget. Tapi buat aku, semuanya itu luar biasa.

Kayak di suatu siang dia nyanyi :
Aku ingin tahu, ingin serba tahu

Aku enggak ‘ngeh’ itu lagu apa, tapi dia tahu itu lagu di film Syamil dan Dodo.

Atau kalau enggak, Juna itu sudah mulai bisa bercerita. Pernah aku tinggal ke Jatim sama ayahnya, pas kami pulang, dia cerita kalau tadi main ini-itu sama si A, B, C, D dlln.

Pernah juga cerita soal siapa yang nyoret-nyoret tembok. Pernah juga cerita kalau mainannya dibawa tetangga pulang.

Buat aku, cerita Juna adalah cerita tersendiri yang membuat aku semakin bersyukur sama Tuhan. Di usianya yang ke 3 dia sudah bisa ini-itu. Meskipun aku tahu, di luar sana banyak anak-anak seusia Juna yang lebih hebat dari Juna, tapi buat aku pribadi, juga buat Pak Wends, Juna adalah anak yang terhebat.

Hehehe...

Ini kesannya malah curhat. Enggak apa-apa ya, Moms? Oh ya, gimana dengan celoteh-celoteh anak Moms semuanya?



Comments

  1. Lucunya Junaa..sehat selaluuu...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aamiin, terima kasih doanya ya Tante :)

      Delete
  2. Hahaha Juna lucu..cadel cadel gemesin

    ReplyDelete
  3. hehe... terima kasih Tante... iya nih, ngomongnya belum jelas

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

DIY : MEMBUAT CELENGAN DARI KARDUS BEKAS

DIY : MEMBUAT CELENGAN DARI KARDUS BEKAS


DIY : MEMBUAT CELENGAN DARI KARDUS BEKAS. Akhir-akhir ini, mamah juna lagi rajin banget bikinin mainan sendiri buat Baby Juna. Yups, selain mencari irits, mamah juna juga mau belajar kreatif dan menstimulasi kecerdasan Baby Juna. Selain itu, juga mau mengalihkan perhatian Baby Juna dari tablet dan Thomas.
Baca : MorinagaChil Go, Bekal Masa Depan Untuk Generasi Platinum
Nah, setelah hari Minggu kemarin saya ngajakin Baby Juna mainan Fingger Paint dan Flubby Jelly, maka hari Kamis kemarin saya ngajakin Baby Juna main celengan. Kebetulan sayanya izin lantaran di rumah ada orang meninggal dan enggak ada yang momong Baby Juna.
Sebenarnya, Baby Juna sih sudah dari dulu sering main celeng-celengan. Kalau enggak salah semenjak usianya 17 bulanan. Kala itu sih karena kalau liat uang receh tahunya kerokan (secara saya kalau sakit harus dikerokin emak baru sembuh). Nah, dan kebetulan juga Baby Juna punya celengan. Makanya, saya alihkan ke celengan daripada k…

MEMBUAT DRUM DENGAN KALENG SUSU BEKAS

MEMBUAT DRUM DENGAN KALENG SUSU BEKAS
MEMBUAT DRUM DENGAN KALENG SUSU BEKAS. Anaknya minum sufor? Banyak kaleng susu bekas? Kenapa enggak dimanfaatin saja buat bikin mainan?


Berawal dari kaleng susu bekas, bisa dibuat permainan loh. Kalau Arjuna itu, kaleng susu bekasnya suka banget buat mainan. Mulai dari disusun sampai setinggi-tingginya sampai dibikin drum.

Dan melihat Arjuna suka mukul-mukul kaleng susu bekasnya dengan ngasal, akhirnya sayapun punya ide, kenapa enggak dibikin drum saja? Alat pemukulnya sendoknya? So, kaleng dan sendoknya bakalan bermanfaat dari pada harus nganggur cantik di tempat sampah.


Oke, mari kita eksekusi, gimana sih caranya bikin drum dari kaleng susu bekas? Yang jelas sih gampang banget. Siapin ajah alat dan bahannya : kaleng susu bekas, sendok susu bekas, rafia, gunting dan solasi.
Cara bikin drum dari kaleng susu bekas : 1.Kumpulin kalengnya jadi satu 2.Lalu ikat dengan rafia (diikat supaya menjadi satu, biar enggak bececeran)

Cara bikin pemukul drum dari send…

STIMULASI ANAK USIA 15 – 18 Bulan

STIMULASI ANAK USIA 15 – 18 Bulan

STIMULASI ANAK USIA 15 – 18 Bulan. Anak usia 15 – 18 bulan sebenarnya tidak banyak mengalami perkembangan motorik dan stimulasi anak yang signifikan. Akan tetapi, anak justeru berktivitas yang membuat orang-orang terdekat menjadi gemas.


Di usia ini, anak biasanya sudah bisa berdiri tanpa berpegangan, malah ada juga yang sudah bisa jalan. Dan Alhamdulillah, Arjuna sudah bisa jalan di usianya yang menginjak 12 bulan, jadi saat usia 15 bulan dia sudah lari-lari. Usia 15 – 18 bulan, anak biasanya sudah bisa : 1.Membungkuk dan mengambil mainannya sendiri 2.Berjalan maju mundur, jinjit atau berputar-putar 3.Memanggil ayah ibunya dengan sebutan sesuai ajaran kedua orang tuanya 4.Menumpuk kubus atau kaleng 5.Memasukkan mainan ke dalam kotak 6.Menunjuk apa yang diinginkan tanpa menangis atau merengek 7.Memperlihatkan rasa cemburu

Baca : Perkembangan Arjuna Usia 17 Bulan dan PerkembanganArjuna Usia 18 Bulan

Sementara stimulasi untuk anak usia 15 – 18 bulan, antara lain :
1