Skip to main content

ASI SERET? ASI BOOSTER TEA, DONG!?

ASI SERET? ASI BOOSTER TEA, DONG!?


[SPONSORED POST]

ASI SERET? ASI BOOSTER TEA, DONG!? Melahirkan normal dan memberikan ASI Eksklusif adalah impian saya sedari belum hamil. Dan betapa bahagianya saya, tatkala saya hamil. Angan bisa melahirkan normal, bisa memberikannya ASI Eksklusifpun seolah mendarah daging.


Tetapi... apakah daya saya? Saya hanya manusia biasa yang hanya mampu bermimpi, berdo’a dan berusaha. Sementara takdir, adalah kehendakNya. Panggul sempit dan mata minus, sirna sudah impian melahirkan normal. Tetapi, tak mengapa. Yang penting saya dan anak saya selamat.

Lantas, bagaimana dengan cerita ASI Eksklusifnya?

Jangankan ASI Eksklusif, saya sama sekali enggak merasakan gimana rasanya IMD (Inisiasi Menyusui Dini), padahal sudah membayangkannya. Jangankan ASI Eksklusif, 2 jam setelah lahir saja anak saya sudah dicekoki susu formula lantaran ASI belum keluar. Iya, ASI saya baru keluar setelah 2 hari melahirkan.


Dulu, pengetahuan saya soal ASI masih minim sekali. Saya terlalu pede kalau ASI saya bakalan lancar jaya, hingga saya lupa bagaimana kalau ASI tak kunjung keluar? Apa yang harus saya lakukan? Iya, saya lupa tak mencari pengetahuan soal ASI lebih dalam. Saya justeru terlalu sibuk memikirkan pernak-pernik seperti box bayi, stroler, bouncher dan pernak-pernik lainnya.

Dan setelah melahirkan?

Anak saya minum sufor akhirnya. Dan meski belum keluar pula, saya tetap berusaha menyusui, hingga akhirnya setelah 2 hari melahirkan baru keluar ASI-nya. Jangan ditanya bagaimana gembiranya saya saat ASI keluar, yang jelas bahagia sekali. Meskipun pada akhirnya ASI saya tak mengalir deras dan hanya anak saya hanya minum dari payudara sebelah kanan. Iya, saya semangat menyusui meski ASI tak lancar. Dan dengan rela hati, anak saya juga tetap minum sufor. Iya, kala itu anak saya akhirnya minum ASI plus sufor.



Bukan sebatas itu saja cerita saya soal menyusui, melainkan saya juga lupa membahagiakan diri sendiri. Saya stress dan ternyata itu juga berpengaruh terhadap ASI saya. Yah gimana enggak stress, saya kan ibu baru, belum pengalaman, harusnya mama ngajarin, lah malah melarang ini-itu. Suami juga kurang mendukung dan seolah menyalahkan saya. Duh... kala itu saya benar-benar stress dan mama juga malah support banget kalau saya ngasih sufor ke anak. Dengan alasan utama, ntar kan juga ditinggal kerja. OMG...

Hingga akhirnya... saya mengenal ASI Booster Tea

Meskipun saya gagal memberikan ASI Eksklusif, meskipun sekarang sudah tidak menyusui, etapi saya tetap rajin mencari tahu soal seluk beluk ASI. Apalagi saudara-saudara saya juga mempunyai bayi.

Meskipun saya tidak berhasil memberi anak pertama ASI Eksklusif, tapi untuk anak selanjutnya nanti berharap banget bisa ngasih ASI Eksklusif. Selain itu, kalau ada saudara atau teman yang lahiran juga saya saranin ASI kok. Toh manfaat ASI itu kan banyak sekali. Iya, ASI sama sufor itu memang beda jauh. ASI kan buatan Tuhan, sementara sufor itu buatan manusia. Ya kan ya kan ya kan? Iyain saja... LOL

Terus, apa sich yang bikin ASI lancar? Hmm, apa ya? Jamu? Hmm, bukan. Saya dulu kagak minum jamu, alasannya sich karena dokter enggak merekomendasikannya.

Dari beberapa web yang saya baca, ada beberapa tips nih agar ASI lancar jaya :
1.    Minum banyak air
Jumlah kalori ibu menyusui itu minimal 1800 kalori perhari, jadi usahakan mengkonsumsi makanan bergizi tinggi dan minum 8 gelas perhari
2.    Menyusui sesering mungkin
Kalau saya ingat-ingat, semakinsering menyusui, semakin deras ASI mengalir. Iya, emang bener kok. Wong dulu ASI saya keluar juga karena anak saya, sayay susuin meskipun ASInya belum keluar
3.    Berikan ASI dari kedua payudara secara bergantian
4.    Hindari penggunaan dot
5.    Pijat lembut payudara
6.    Lakukan tehnik menyusui yang benar
7.    ASIBooster Tea
         Nah, ASI Booster Tea, ini yang saya dulu belum tahu. Sedihnya itu, saya tahu soal booster ASI itu setelah sudah enggak menyusui lagi. Yups, saya menyusui anak saya Cuma setahun. Waktu itu dia menggigit puting saya hingga bernanah dan akhirnya menyapih sendiri.

Sedikit saya mau jelasin soal ASI Booster Tea. ASI Booster Tea merupakan minuman teh pelancar ASI alami pertama di Indonesia yang bisa meningkatkan jumlah ASI hingga 900% hanya dalam waktu 24 Jam.

ASI Booster Tea ini mempunyai beberapa keunggulan loh, diantaranya :
• Melancarkan ASI hingga 900% dalam waktu 24 Jam – 72 jam
• 100% herbal yang aman untuk ibu & bayi
• Lebih ekonomis, tanpa konsumsi susu formula
• Sudah dikonsumsi jutaan ibu menyusui

Mengapa ASI Booster Tea bisa lebih unggul dari pelancar asi lainnya?
Karena Asi Booster Tea diracik secara tidak main-main, dengan komposisi takaran bahan yang benar-benar tepat dan presisi sehingga begitu ampuh melimpahkan asi sekaligus benar-benar aman bagi ibu & bayinya.

Untuk komposisi ASI Booster Tea antara lain :
ASI booster Tea (walaupun tanpa kandungan daun teh) adalah sebuah suplemen penambah ASI yang terbuat dari bahan alami (herbal) dengan komposisi Fenugreek seed, fenugreek powder, FENNEL SEEDS,Fennel powder, ANISE, cinnam venum, alpinia powder, dan habbatussauda.



Terus, bagaimana cara bikinnya, lihat video berikut yah :



Gampang banget kan? Hmm... ASI seret? ASI booster Tea dong... ibu senang, bayipun tenang J






Comments

  1. Jaman aku punya bayi belum ada produk ini. Skrg sudah ada, tentu membantu sekali buat ibu2 yg menyusui.

    ReplyDelete
  2. Berkat Asi booster tea, asi jadi lancar ya mb. Alhamdulillah sekarang zaman makin maju dan ibu2 menyusui bisa coba ini, plus istirahat yg baik tentunya

    ReplyDelete
  3. Untung ada asi booster yaa dulu aku sllmkn sayur katub biar lncr asi

    ReplyDelete
  4. Alhamdulillah ya sekarang lebih mudah kalau mau booster2an.

    ReplyDelete
  5. Mantap nih tips nya, Witri. Praktis ya kalau sekarang ada booster tea ini.

    ReplyDelete
  6. Emang deh ya, nggak boleh banget ibu tuh stress. Selain ASI nggak jadi nggak lancar, hubungan ke anak dan suami pun pasti bakal terpengaruh karena stress.

    ReplyDelete
  7. Wah beneran solusi buat yang ASInya sedikit ini. Udah ga bisa ditawar lagi kalau ASI itu asupan terbaik untuk si kecil.

    ReplyDelete
  8. Semakin dimudahkan para Bunda sekarang untuk memperlancar Asi. Mantap dah pokoknya.

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

MENJADI IBU BAHAGIA ITU... GAMPANG-GAMPANG SUSAH

MENJADI IBU BAHAGIA ITU... GAMPANG-GAMPANG SUSAH
MENJADI IBU BAHAGIA ITU... GAMPANG-GAMPANG SUSAH. Bahagia itu pilihan, tergantung bagaimana kita bisa mengatur pola pikir dan perasaan kita. Kita enggak bisa mengatur mulut banyak orang, tapi kita bisa mengatur pola pikir dan perasaan kita agar kita bisa BAHAGIA.
Kalau saya pikir sih, iya juga. Efek terlalu mikirin apa kata orang dan enggak mau dinyinyirin itu yang terkadang menjadi beban pikiran dan ujung-ujungnyan saya jadi enggak bahagia. Padahal, apapun yang ada di dunia ini pasti bakalan dinyinyirin juga. Entah itu baik atau buruk, kita enggak bisa memuaskan apa kata banyak orang.

Dulu, iya tahun lalu mungkin tepatnya, saya masih saja jadi ibu yang baper dan terlalu mikirin kata  orang. Endingnya, saya jadi enggak bahagia sendiri, mau ngapain takut dinyinyirin, mudah emosi dan keluarga jadi imbasnya. Bahkan, saya sampai mengalami krisis kepercayaan pada orang-orang terdekat.
Tapi semua sudah lewat yah, semenjak pertengahan Januari lal…

MEMBUAT DRUM DENGAN KALENG SUSU BEKAS

MEMBUAT DRUM DENGAN KALENG SUSU BEKAS
MEMBUAT DRUM DENGAN KALENG SUSU BEKAS. Anaknya minum sufor? Banyak kaleng susu bekas? Kenapa enggak dimanfaatin saja buat bikin mainan?


Berawal dari kaleng susu bekas, bisa dibuat permainan loh. Kalau Arjuna itu, kaleng susu bekasnya suka banget buat mainan. Mulai dari disusun sampai setinggi-tingginya sampai dibikin drum.

Dan melihat Arjuna suka mukul-mukul kaleng susu bekasnya dengan ngasal, akhirnya sayapun punya ide, kenapa enggak dibikin drum saja? Alat pemukulnya sendoknya? So, kaleng dan sendoknya bakalan bermanfaat dari pada harus nganggur cantik di tempat sampah.


Oke, mari kita eksekusi, gimana sih caranya bikin drum dari kaleng susu bekas? Yang jelas sih gampang banget. Siapin ajah alat dan bahannya : kaleng susu bekas, sendok susu bekas, rafia, gunting dan solasi.
Cara bikin drum dari kaleng susu bekas : 1.Kumpulin kalengnya jadi satu 2.Lalu ikat dengan rafia (diikat supaya menjadi satu, biar enggak bececeran)

Cara bikin pemukul drum dari send…

DIY : MEMBUAT CELENGAN DARI KARDUS BEKAS

DIY : MEMBUAT CELENGAN DARI KARDUS BEKAS


DIY : MEMBUAT CELENGAN DARI KARDUS BEKAS. Akhir-akhir ini, mamah juna lagi rajin banget bikinin mainan sendiri buat Baby Juna. Yups, selain mencari irits, mamah juna juga mau belajar kreatif dan menstimulasi kecerdasan Baby Juna. Selain itu, juga mau mengalihkan perhatian Baby Juna dari tablet dan Thomas.
Baca : MorinagaChil Go, Bekal Masa Depan Untuk Generasi Platinum
Nah, setelah hari Minggu kemarin saya ngajakin Baby Juna mainan Fingger Paint dan Flubby Jelly, maka hari Kamis kemarin saya ngajakin Baby Juna main celengan. Kebetulan sayanya izin lantaran di rumah ada orang meninggal dan enggak ada yang momong Baby Juna.
Sebenarnya, Baby Juna sih sudah dari dulu sering main celeng-celengan. Kalau enggak salah semenjak usianya 17 bulanan. Kala itu sih karena kalau liat uang receh tahunya kerokan (secara saya kalau sakit harus dikerokin emak baru sembuh). Nah, dan kebetulan juga Baby Juna punya celengan. Makanya, saya alihkan ke celengan daripada k…