Skip to main content

PERKEMBANGAN ARJUNA DI USIA 19 s.d 20 BULAN

PERKEMBANGAN ARJUNA DI USIA 19 s.d 20 BULAN

PERKEMBANGAN ARJUNA DI USIA 19 s.d 20 BULAN. Kali ini, saya mau bercerita tentang perkembangan Arjuna di usia 19 dan 20 bulan. Yups, mungkin ini efek emaknya yang pemalas kali, ya... jadi perkembangan Arjunaw selama 2 bulan saya jadikan jadi satu.

Sewaktu Arjuna memasuki usia 19 bulan, kebetulan bebarengan sama bulan ramadan. Jadi, perkembangan Arjuna lebih ke yang bernuansa agama. Secara, saya mengajak dia taraweh ke masjid dan kalau siang saya ngasih tahu dia kalau emaknya sedang puasa. Puasa itu enggak makan enggak minum. Soalnya Arjuna itu hobi banget nyuapin emaknya.



Terus, Arjuna juga hafal banget kalau mendengar adzan magrib itu waktunya makan alias berbuka puasa. Entar kalau mendengar adzan isya’, dia ngajakin Allah alias ke masjid.

Sebenarnya, di masjid Arjuna juga enggak duduk anteng sih. Malah lari-larian sama teman-teman. Tapi Arjuna itu tahu kalau masjid itu tempat untuk beribadah alias Allah. Dia juga paham loh, kalau pakai peci dan sarung itu Allah. Bahkan sampai sekarang kalau ada orang pakai peci atau sarung gitu dia bilangnya Allah. Terus kalau liat masjid, dia nunjuk juga bilang “ajid” (masjid) dan “Allah.”


Tidak hanya itu saja sih perkembangan Arjuna. Jadi, pas lebaran kemarin itu, Arjuna kan dikasih angpou tuh pas silahturahmi, eh dianya nolak. Yups, intinya Arjuna enggak mau dikasih uang etapi kalai dikasih makanan mau dan enggak lupa dong bilang kacih. Meskipun enggak mau dikasih uang orang, Arjuna suka ngublek dompet ayahnya atau mamahnya sambil bilang uit alias duit. Dari kejadian itu, saya ngerti banget kalau Arjuna sudah bisa dibilangin. Ya, suami pernah nasehatin Arjuna, enggak boleh asal mau kalau dikasih orang. Nah, ini dikasih saudara enggak mau. Wkwkwk....

Perkembangan lain dari Arjuna adalah tentang toilet training. Selama ini Arjuna kan kalau BAB ya ngomongnya, kalau pipis sekarang sudah mau ngomong. Ya memang sih, terkadang sudah basah dianya baru bilang pipis, atau bilangnya bersamaan pas pipis, tapi kan seenggaknya dia mudheng. Pernah juga sih bilang pipis terus dia melorotin celana langsung deh pipis. Teuteup celananya basah, tapi kan sudah ada niatan buat pipis dan melepas celana.

Akan tetapi, meski sudah belajar toilet training, sehabis mandi Arjuna minta pampers loh. Iya, dia bilang pempes gitu dan tahu kalau pampes itu dipakai.

Selain itu ya, Arjuna sekarang semakin cerewet, semakin banyak kosa katanya dan sudah bisa nyebutin apa maunya. Misal mau minum susu ya minta mik cu, susupun milih, kalau dalam dot dia bilang monag (morinaga), kalau langsung minum bilangnya ci jho (chil go). Dotnyapun juga milih. Sementara soal makan juga gitu. Bahkan, memakai sepatu atau sandal juga sudah milih.

Arjuna juga sudah bisa diajak ngobrol. Misalnya ditanya juga udah nyambung sih jawabnya. Terus kalau nonton film dia itu kayak udah ngerti jalan ceritanya. Apalagi nonton Mas Boy Anak Jalanan, duh yang dilihat kok Cuma pas adegan berantem sama balapan dan Arjunapun langsung ikut-ikutan. Maunya enggak boleh nonton, tapi abis magrib pasti deh minta Awe (Boy).m kalau nonton Thomas juga sudah mudheng ceritanya, sampai hafal. Hehe...

Arjuna juga sudah mulai bisa menyanyi meskipun liriknya belum sepenuhnya hafal. Sudah mengenali anggota keluarga sampai kakek neneknya. Terus Arjuna juga sudah bisa berhitung dari 1 s.d 10, sudah bisa menyebut nama kendaraan, binatang dan buah, sudah tahu nama anggota tubuhnya.

Intinya, di usia 19 s.d 20 bulan ini perkembangan Arjuna pesat sekali. Saya dan keluarga harus pinter-pinter ngajarinnya. Terutama saya, kudu rajin memberikan permainan stimulasi buat dia. dan kalau saya lihat dari kecerdasannnya, kecerdasan yang paling menonjol buat Arjuna adalah kecerdasan musikalnya.



Kayaknya itu ajah deh, enggak perlu panjang-panjang ceritanya, hehehe. Sekarang mau nanya, gimana dengan perkembangan buah hati bunda-bunda? Share yuk....

Comments

  1. Seusia anakku mb, ini juga masih toilet training tp blm sukses hehehe

    Visit blogku juga mb www.yeni-susanti.com

    ReplyDelete
    Replies
    1. Toss, Mbak
      Okey Mbak, langsung capcuzz, meluncur....

      Delete
  2. moga anaknya makin berkembang dan makin cerdas mbak. hihi

    ReplyDelete
  3. Sehat terus ya Arjuna..Jadi anak pintar cerdas dan membanggakan mama papa ya...

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

MENJADI IBU BAHAGIA ITU... GAMPANG-GAMPANG SUSAH

MENJADI IBU BAHAGIA ITU... GAMPANG-GAMPANG SUSAH
MENJADI IBU BAHAGIA ITU... GAMPANG-GAMPANG SUSAH. Bahagia itu pilihan, tergantung bagaimana kita bisa mengatur pola pikir dan perasaan kita. Kita enggak bisa mengatur mulut banyak orang, tapi kita bisa mengatur pola pikir dan perasaan kita agar kita bisa BAHAGIA.
Kalau saya pikir sih, iya juga. Efek terlalu mikirin apa kata orang dan enggak mau dinyinyirin itu yang terkadang menjadi beban pikiran dan ujung-ujungnyan saya jadi enggak bahagia. Padahal, apapun yang ada di dunia ini pasti bakalan dinyinyirin juga. Entah itu baik atau buruk, kita enggak bisa memuaskan apa kata banyak orang.

Dulu, iya tahun lalu mungkin tepatnya, saya masih saja jadi ibu yang baper dan terlalu mikirin kata  orang. Endingnya, saya jadi enggak bahagia sendiri, mau ngapain takut dinyinyirin, mudah emosi dan keluarga jadi imbasnya. Bahkan, saya sampai mengalami krisis kepercayaan pada orang-orang terdekat.
Tapi semua sudah lewat yah, semenjak pertengahan Januari lal…

TEMPRA : USIR DEMAM, CERIAKAN LIBURAN SI KECIL

TEMPRA : USIR DEMAM, CERIAKAN LIBURAN SI KECIL

TEMPRA : USIR DEMAM, CERIAKAN LIBURAN SI KECIL. Sudah punya rencana mau liburan, tapi gagal total karena Si Kecil demam. Pernah ngalaminnya enggak, Mak? Kalau saya sih pernah ngalaminnya. Jauh-jauh hari sudah berencana liburan, sudah bikin list mau ke mana dan ngapain saja sampai sudah nyiapin semuanya, eh tapi...
Kecewa dan sedih sih pasti. Etapi lebih sedihnya lagi itu ngelihat Si Kecil yang dikit-dikit rewel. Jangankan jadi mikirin liburan, mikirin gimana nurunin demamnya Si Kecil dan bikin Si Kecil ceria kembali saja sudah menguras pikiran. Huft...


Sebenarnya, demam itu bukanlah penyakit loh, Mak. Akan tetapi, demam merupakan sebuah gejala. Dan biasanya, demam lebih sering terjadi pada anak di bawah 5 tahun karena sistem kekebalan pada bayi belum terbentuk secara sempurna.
Penyebab demam sendiri juga bukan suatu yang serius atau gawat. Akan tetapi, sebagai ibu, kita perlu mengetahui apa penyebab demam. 1.Infeksi saluran pernafasan : infeks…

MEMBUAT DRUM DENGAN KALENG SUSU BEKAS

MEMBUAT DRUM DENGAN KALENG SUSU BEKAS
MEMBUAT DRUM DENGAN KALENG SUSU BEKAS. Anaknya minum sufor? Banyak kaleng susu bekas? Kenapa enggak dimanfaatin saja buat bikin mainan?


Berawal dari kaleng susu bekas, bisa dibuat permainan loh. Kalau Arjuna itu, kaleng susu bekasnya suka banget buat mainan. Mulai dari disusun sampai setinggi-tingginya sampai dibikin drum.

Dan melihat Arjuna suka mukul-mukul kaleng susu bekasnya dengan ngasal, akhirnya sayapun punya ide, kenapa enggak dibikin drum saja? Alat pemukulnya sendoknya? So, kaleng dan sendoknya bakalan bermanfaat dari pada harus nganggur cantik di tempat sampah.


Oke, mari kita eksekusi, gimana sih caranya bikin drum dari kaleng susu bekas? Yang jelas sih gampang banget. Siapin ajah alat dan bahannya : kaleng susu bekas, sendok susu bekas, rafia, gunting dan solasi.
Cara bikin drum dari kaleng susu bekas : 1.Kumpulin kalengnya jadi satu 2.Lalu ikat dengan rafia (diikat supaya menjadi satu, biar enggak bececeran)

Cara bikin pemukul drum dari send…