Skip to main content

Kafe-Kafe yang Membuktikan Tempat Nongkrong di Bandung Ga Ada Matinya

Kafe-Kafe yang Membuktikan Tempat Nongkrong di Bandung Ga Ada Matinya




Meski status sudah emak-emak, nongkrong di kafe tetaplah menjadi salah satu ritual favorit saya. Di Boyolali sendiri, ada beberapa kafe yang instragamable. Pun di Solo.



Tapi kali ini, saya tidak akan bercerita soal kafe yang berada di Boyolali mauun di Solo. Melainkan, kafe-kafe di Bandung—tempat Dilan dan Milea menorehkan cerita. Hahaha... Apalagi, mengingat saya pernah ke Bandung dan kalau boleh jujur sih rasanya ingin ke Bandung lagi dan menikmatinya bersama orang tersayang. 






Bukan hanya Factory Outlet atau pemandangan alamnya saja yang bikin setiap traveler Indonesia betah mengunjungi Bandung, ada banyak tempat wisata di Bandung yang nggak melulu tentang alam dan belanja. Satu hal yang wajib dirasakan pengalamannya adalah kuliner dari kota dengan julukan Paris van Java ini. Sudah bukan rahasia lagi kalau makanan-makanan khas Tanah Sunda populer di seluruh Nusantara. Mulai dari seblak yang fenomenal, batagor, cireng, dan masih banyak lagi lainnya. 



Tapi kalau berkunjung ke ibukota Provinsi Jawa Barat ini sebaiknya nggak hanya berburu menu-menu tradisional. Berkunjunglah ke kafe-kafe yang ada di berbagai sudut Kota Bandung. Nggak hanya menyajikan menu-menu unik, tema dan nuansa yang diusung juga sangat kreatif dan menarik. Berikut adalah rekomendasi kafe-kafe instagrammable yang wajib dikunjungi saat berpetualang kuliner di Bandung.

Kalpa Tree


sumber:kalpa-tree.com


Sambil mencari tempat wisata di Bandung lalu ingin nongkrong di kafe yang paling nge-hits buat anak muda? Kalian wajib coba Kalpa Tree. Sebuah kafe dengan konsep pool party yang unik. Jadi sambil pesan makanan dan minuman, kalian bisa santai sejenak sambil selfie-selfie dengan latar belakang kolam renang dan pepohonan yang ada di sekitar Kalpa Tree. Eh, ada juga sebuah spot tempat duduk untuk orang yang paling beruntung. Letaknya tepat di tengah-tengah kolam renang. Itulah tempat yang diincar oleh banyak orang.

Kalpa Tree berada di kawasan Ciumbuleuit. Waktu terbaik untuk menikmati Kalpa Tree adalah di siang hari, saat kafe masih cenderung sepi. Jam bukanya mulai pukul 10 pagi sampai 10 malam. Kalau pesan makanan dan minuman, diperbolehkan juga berenang sepuasnya. Puas banget, kan?

Orofi Café


sumber:orofi-cafe.business.site


Meski baru seumur jagung, tepatnya baru berdiri tahun 2018 ini, tapi Orofi Café langsung merebut perhatian pecinta tempat wisata di Bandung. Jadi nggak usah heran kalau datang ke sana disambut dengan anak-anak muda yang nongkrong menikmati suasana menarik di Orofi Café ini. Ada banyak hal yang bisa kalian potret dan bagikan ke media sosial. Mulai dari tempatnya yang nyaman, makanan, minumannya, hingga pemandangan yang terbentang di depan Orofi Café ini. Kafe ini mulai buka sejak pukul 11 pagi hingga 11 malam. Alamatnya di Jalan Lembah Pakar Timur No. 99, Dago Pakar.

Goldstar 360 Café


sumber:@goldstar360


Sekilas, kalian pasti bakalan ragu untuk masuk ke Goldstar 360 Café. Maklum, sambutannya cukup mewah. Ada beberapa ruangan dengan nuansa yang berbeda-beda. Ada yang mirip lorong goa, ada pula sebuah tempat yang bertema Yunani, Korydallos yang kayak penjara, hingga Megas Lakkos yang merupakan ruang bagi tamu VIP.


Tapi jangan khawatir. Semua makanan dijamin ramah di dompet. Selain itu, naiklah ke lantai rooftop untuk ber-selfie sambil menikmat pemandangan Kota Bandung dari ketinggian. Rasakan petualangan ini dari Goldstar 360 Café yang ada di Jalan Dangdeur Indah no. 2B, Sukagalih, Sukajadi.



Tiga daftar kafe mentereng ini wajib masuk agenda petualangan menjelajahi tempat wisata di Bandung. Dijamin double puasnya! Puas makannya, puas juga selfie-nya.

Comments

Popular posts from this blog

DIY : MEMBUAT CELENGAN DARI KARDUS BEKAS

DIY : MEMBUAT CELENGAN DARI KARDUS BEKAS


DIY : MEMBUAT CELENGAN DARI KARDUS BEKAS. Akhir-akhir ini, mamah juna lagi rajin banget bikinin mainan sendiri buat Baby Juna. Yups, selain mencari irits, mamah juna juga mau belajar kreatif dan menstimulasi kecerdasan Baby Juna. Selain itu, juga mau mengalihkan perhatian Baby Juna dari tablet dan Thomas.
Baca : MorinagaChil Go, Bekal Masa Depan Untuk Generasi Platinum
Nah, setelah hari Minggu kemarin saya ngajakin Baby Juna mainan Fingger Paint dan Flubby Jelly, maka hari Kamis kemarin saya ngajakin Baby Juna main celengan. Kebetulan sayanya izin lantaran di rumah ada orang meninggal dan enggak ada yang momong Baby Juna.
Sebenarnya, Baby Juna sih sudah dari dulu sering main celeng-celengan. Kalau enggak salah semenjak usianya 17 bulanan. Kala itu sih karena kalau liat uang receh tahunya kerokan (secara saya kalau sakit harus dikerokin emak baru sembuh). Nah, dan kebetulan juga Baby Juna punya celengan. Makanya, saya alihkan ke celengan daripada k…

MEMBUAT DRUM DENGAN KALENG SUSU BEKAS

MEMBUAT DRUM DENGAN KALENG SUSU BEKAS
MEMBUAT DRUM DENGAN KALENG SUSU BEKAS. Anaknya minum sufor? Banyak kaleng susu bekas? Kenapa enggak dimanfaatin saja buat bikin mainan?


Berawal dari kaleng susu bekas, bisa dibuat permainan loh. Kalau Arjuna itu, kaleng susu bekasnya suka banget buat mainan. Mulai dari disusun sampai setinggi-tingginya sampai dibikin drum.

Dan melihat Arjuna suka mukul-mukul kaleng susu bekasnya dengan ngasal, akhirnya sayapun punya ide, kenapa enggak dibikin drum saja? Alat pemukulnya sendoknya? So, kaleng dan sendoknya bakalan bermanfaat dari pada harus nganggur cantik di tempat sampah.


Oke, mari kita eksekusi, gimana sih caranya bikin drum dari kaleng susu bekas? Yang jelas sih gampang banget. Siapin ajah alat dan bahannya : kaleng susu bekas, sendok susu bekas, rafia, gunting dan solasi.
Cara bikin drum dari kaleng susu bekas : 1.Kumpulin kalengnya jadi satu 2.Lalu ikat dengan rafia (diikat supaya menjadi satu, biar enggak bececeran)

Cara bikin pemukul drum dari send…

STIMULASI ANAK USIA 15 – 18 Bulan

STIMULASI ANAK USIA 15 – 18 Bulan

STIMULASI ANAK USIA 15 – 18 Bulan. Anak usia 15 – 18 bulan sebenarnya tidak banyak mengalami perkembangan motorik dan stimulasi anak yang signifikan. Akan tetapi, anak justeru berktivitas yang membuat orang-orang terdekat menjadi gemas.


Di usia ini, anak biasanya sudah bisa berdiri tanpa berpegangan, malah ada juga yang sudah bisa jalan. Dan Alhamdulillah, Arjuna sudah bisa jalan di usianya yang menginjak 12 bulan, jadi saat usia 15 bulan dia sudah lari-lari. Usia 15 – 18 bulan, anak biasanya sudah bisa : 1.Membungkuk dan mengambil mainannya sendiri 2.Berjalan maju mundur, jinjit atau berputar-putar 3.Memanggil ayah ibunya dengan sebutan sesuai ajaran kedua orang tuanya 4.Menumpuk kubus atau kaleng 5.Memasukkan mainan ke dalam kotak 6.Menunjuk apa yang diinginkan tanpa menangis atau merengek 7.Memperlihatkan rasa cemburu

Baca : Perkembangan Arjuna Usia 17 Bulan dan PerkembanganArjuna Usia 18 Bulan

Sementara stimulasi untuk anak usia 15 – 18 bulan, antara lain :
1